Diterjang Hujan Intensitas Tinggi, Ratusan Rumah di Sampang Kebanjiran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi luapan sungai yang menerjang rumah-rumah warga di Sampang imbas hujan dengan intensitas tinggi. SP/ SMP
Kondisi luapan sungai yang menerjang rumah-rumah warga di Sampang imbas hujan dengan intensitas tinggi. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Diterjang hujan deras dengan intensitas tinggi  sejak Rabu (05/11/2025), mengakibatkan luapan sungai hingga membuat ratusan rumah di Sampang kebanjiran.

Sejumlah sungai yang airnya meluap karena hujan deras yakni Sungai Prajjan di Kecamatan Sampang dan Sungai Nyiburan di Kecamatan Jrengik. Sedangkan banjir terjadi di tiga wilayah. Banjir melanda Desa banyumas dan Kemuning, Kecamatan Kota, Desa Prajjan Kecamatan Camplong dan Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik.

"Masuknya (banjir) 03.00 WIB, tingginya lebih 1 meter sampai jembatan itu tidak kelihatan dan rusak. rumah warga yang di samping sungai itu kena semua," kata Mohammad Atik, warga Prajjan, Jumat (07/11/2025).

Terpisah Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, menyampaikan, luapan sungai Kemuning juga berimbas banjir di beberapa titik di di Desa Banyumas, Kamuning Dan Pangilen. Pihak BPBD menyebutkan pola banjir lupan sungai ini tidak akan berlangsung lama.

"Yang terbaru ini di daerah Nyiburan, Jrengik, air masuk pukul 9.00 WIB," terang Fajar.

Sementara, saat ini pihak BPBD Sampang sudah melakukan evakuasi dan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem. "Untuk datanya masih proses petugas di lapangan," tandasnya.

Diketahui, sejumlah rumah warga dilaporkan masih terendam, sementara sebagian warga lainnya telah mulai membersihkan rumah dari sisa lumpur akibat genangan. Meski tidak ada korban jiwa, aktivitas warga terganggu karena akses jalan utama masih belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. sm-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…