Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi ruas jalan nasional Trenggalek-Pacitan yang ditutup total karena terendam banjir. SP/ TRG
Kondisi ruas jalan nasional Trenggalek-Pacitan yang ditutup total karena terendam banjir. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Diguyur hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di ruas jalan nasional Trenggalek-Pacitan. Diketahui, ruas jalan yang tergenang banjir berada di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul. Ketinggian banjir antara 20-50 centimeter. Sehingga, akses lalu lintas dari kedua arah tersebut kini ditutup total.

"Tadi pukul 16.00 WIB ketinggian banjir sekitar 50 cm, kendaraan nggak bisa lewat," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, Kamis (19/02/2026).

Menurutnya panjang jalan yang terendam banjir mencapai lebih dari 500 meter. Wilayah tersebut menjadi langganan banjir pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan lama.

"Karakternya itu kalau hujan reda, banjirnya ikut surut. Saya barus saja dapat laporan dari TRC, untuk ketinggian banjir mulai surut, tinggal 20-30 cm," ujarnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek dalam laporannya menyebutkan tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil akibat peristiwa tersebut. 

Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor BPBD juga langsung meninjau lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan pemadam kebakaran untuk membantu pembersihan material lumpur pascabanjir.

Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan masih dapat terjadi. Selain itu, beberapa kendaraan besar dan sepeda motor nekat melintasi banjir. Meski demikian pihaknya menghimbau masyarakat untuk berhati-hati karena untuk beberapa jenis kendaraan rawan menyebabkan kemacetan.

BPBD Trenggalek mengingatkan warga untuk terus memantau informasi cuaca serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat guna mempercepat penanganan di lapangan. tr-03/dsy

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…