Surabaya Panas Terik hingga Hujan Deras Dipicu Gangguan Atmosfer Rossby

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya dalam beberapa hari terakhir. SP/ SBY
Ilustrasi. Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya dalam beberapa hari terakhir. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, yang menyebut jika penyebab cuaca ekstrem yang berubah-ubah di Kota Surabaya yakni panas terik saat siang hari hingga hujan deras saat malam hari dipicu fenomena gangguan atmosfer Rossby yang terjadi di wilayah Jawa.

Pasalnya, meski memasuki musim kemarau yang terik, namun saat malam hari maupun pagi atau siang pun kadang-kadang masih terjadi fenomena hujan mengguyur wilayah Surabaya dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir dan dampak fenomena ini diperkirakan terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada. Terutama terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba. "Gangguan Rossby ini diprakirakan terjadi hingga 3 hari ke depan. Imbauan kepada masyarakat, waspadai perubahan cuaca mendadak, biasanya akan disertai angin kencang dan sambaran petir," jelas Prakirawan BMKG Juanda Rendy Irawadi, Minggu (17/05/2026).

Perlu diketahui, Gelombang Rossby dapat mempengaruhi perkembangan dan intensitas peristiwa cuaca ekstrem dengan memodulasi aliran jet dan pola sirkulasi atmosfer , yang menyebabkan fenomena seperti gelombang panas, gelombang dingin, kekeringan, banjir, dan badai.

Sementara itu, berdasarkan informasi, awal musim kemarau di Surabaya diperkirakan terjadi pada dasarian III Mei 2026. Meski begitu, beberapa wilayah di Surabaya seperti Surabaya barat disebut lebih dulu memasuki awal musim kemarau tahun ini pada dasarian II Mei 2026. sb-05/dsy

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…