Hujan Angin Kencang Rusak Rumah Warga hingga Pohon Tumbang di Pamekasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pohon bambu di Kecamatan Pakong, Pamekasan tumbang diterjang angin kencang. SP/ PMK
Pohon bambu di Kecamatan Pakong, Pamekasan tumbang diterjang angin kencang. SP/ PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Dilanda HUjan deras dengan angin kencang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga hingga menumbangkan pohon di wilayah Dusun Pakong Laok, Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Madura. Pasalnya, cuaca ekstrem berupa mendung tebal memang sempat menyelimuti wilayah utara Pamekasan sejak siang hari sebelum akhirnya turun hujan.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebuah pohon bambu berukuran besar tumbang dan menimpa atap teras rumah warga. Selain itu, kencangnya hembusan angin juga dilaporkan merusak atap teras sejumlah pertokoan di wilayah setempat. Setidaknya ada empat warga yang rumah atau tempat usahanya terdampak langsung dalam peristiwa ini, yakni Joni, Ahmadi, Hosnan, dan Mukdir.

"Tadi siang memang cuaca terpantau mendung tebal di wilayah utara, bahkan hujan. Laporan bencana baru masuk (ke kami) sekitar pukul 16.47 WIB. Kami telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian," terang Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akhmad Dofir Rosidi, Kamis (21/05/2026).

Pasca laporan tersebut, mereka bergotong-royong melakukan pembersihan material bangunan yang rusak serta mengevakuasi batang pohon tumbang agar tidak mengganggu aktivitas warga. Tak hanya itu, BPBD Pamekasan juga turut memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. 

Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem yang memicu hujan deras dan angin kencang masih bisa terjadi sewaktu-waktu. Pihak BPBD juga meminta warga untuk segera melaporkan ke petugas terdekat apabila melihat adanya pohon yang rawan tumbang di sekitar pemukiman atau jalan raya, guna mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari. pm-02/dsy

Berita Terbaru

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengejar aset milik Henry Surya selaku tersangka dalam perkara tindak pidana perasuransian PT…

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru, yakni biodiesel B50, baru diresmikan Kamis (9/7). Sedianya, B50 telah mulai berlaku sejak…

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Media sosial dihebohkan para pengelola Kopdeskel Merah Putih yang kecewa terhadap sistem pengelolaan dan pengupahan yang…

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perum Bulog ditugaskan menyerap minimal 1 juta ton jagung petani dalam setahun untuk pengelolaan cadangan jagung pemerintah.…

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto mengungkapkan pemerintah masih berutang sebesar Rp 25,8 triliun kepada…

Resto Viaduct By Gubeng Jadi Spot Para UMKM untuk Berkembang

Resto Viaduct By Gubeng Jadi Spot Para UMKM untuk Berkembang

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kondisi ekonomi yang tidak stabil menyebabkan banyak umkm maupun pengusaha yang gulung tikar, namun berbeda dengan Resto Viaduct…