SurabayaPagi, Surabaya – Moorlife menggelar kegiatan buka puasa bersama lebih dari 5.000 anak yatim yang tersebar di 50 titik di seluruh Indonesia dalam program bertajuk “Moorlife Berbagi Berkah: 5.000 Senyum di Bulan Suci”. Puncak kegiatan berlangsung di Surabaya, Rabu.
Marketing Director Moorlife, Nurlaila Hidayaty, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur perusahaan atas capaian kinerja sepanjang 2025 yang mencatat pertumbuhan hampir 50 persen.
“Pertumbuhan ini menjadi pencapaian yang patut disyukuri, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan buka puasa bersama digelar secara bertahap sepanjang Ramadan di berbagai daerah, tidak dilaksanakan secara serentak.
Pada puncak acara di Surabaya, Moorlife menggandeng tiga yayasan untuk menghadirkan anak-anak yatim mengikuti rangkaian kegiatan.
Selain berbuka puasa bersama, peserta juga diajak mengikuti permainan di wahana hiburan, dilanjutkan tausiyah serta doa bersama.
Menurut Nurlaila, pertumbuhan perusahaan tidak hanya terlihat dari peningkatan penjualan, tetapi juga dari bertambahnya jumlah anggota atau mitra pemasaran berbasis penjualan langsung (direct selling) yang meningkat hampir 50 persen.
Perluasan jaringan ini turut mendorong ekspansi pasar hingga ke sejumlah kota di Sulawesi, seperti Palopo dan Kendari.
Untuk 2026, perusahaan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan, termasuk melalui penguatan pasar ekspor.
Saat ini Moorlife mengikuti pameran dagang bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Budapest, Hungaria, dan dijadwalkan berpartisipasi dalam pameran di Chicago, Amerika Serikat, setelah melalui proses kurasi.
Ekspor dinilai menjadi salah satu pendorong pertumbuhan baru, seiring bertambahnya negara tujuan serta peningkatan pesanan dari pasar yang sudah ada, termasuk Filipina.
“Kami berharap dukungan pemerintah dapat membuka akses pasar yang lebih luas dan memperkuat kontribusi Moorlife di tingkat internasional,” kata Nurlaila. Byb
Editor : Redaksi