Tekan Kasus Penyakit TBC, Pemkab Sumenep Gencarkan Promosi Kesehatan di 27 Kecamatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kesehatan Kabupaten Sumenep saat melakukan promosi kesehatan guna mencegah penyebaran TBC di Kecamatan Kalianget, Sumenep.  SP/ SMP
Petugas kesehatan Kabupaten Sumenep saat melakukan promosi kesehatan guna mencegah penyebaran TBC di Kecamatan Kalianget, Sumenep. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Guna menekan kasus penyebaran penyakit menular TBC (tuberkulosis) di wilayah Sumenep, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mulai fokus menggencarkan promosi kesehatan ke ribuan orang di wilayah tersebut. Sedangkan untuk sasaran promosi tersebut, diantaranya yakni ibu-ibu rumah tangga dan kader posyandu di daratan dan kepulauan yang tersebar di 27 kecamatan.

"Program mulai pekan kedua bulan ini dan akan berlangsung hingga akhir tahun hingga menyasar semua kecamatan di daratan dan kepulauan yang ada di Sumenep," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kabupaten Sumenep Achmad Syamsuri, Rabu (15/04/2026).

Lebih lanjut, terkait isi materi yang disampaikan meliputi pemahaman tentang gizi seimbang, pencegahan dan penanganan penyakit TBC, serta kewaspadaan terhadap penyakit difteri. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong pemenuhan gizi seimbang yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak serta menjaga daya tahan tubuh keluarga.

Tak hanya menekan kasus TBC, dalam promosi kesehatan tersebut juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih bersih, sehat, dan sadar akan pentingnya kesehatan, yang dilakukan Dinkes-P2KB Pemkab Sumenep telah menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Talango.

"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan serta mencegah berbagai penyakit melalui gaya hidup sehat," katanya.

Syamsuri menuturkan hingga 15 April 2026, kegiatan promosi kesehatan yang dilakukan Dinkes-P2KB Pemkab Sumenep telah menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Talango.

Sementara diketahui, untuk jumlah tersebut berkurang dibanding tahun sebelumnya. Sebab, pada 2025, jumlah warga yang terdata terserang TBC sebanyak 2.294 orang, dengan jumlah kematian mencapai 296 orang. Selain menggencarkan promosi, Dinkes-P2KB Pemkab Sumenep juga melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan secara langsung dari rumah ke rumah. sm-02/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…