Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkab Sumenep dorong nilai tambah hasil laut lewat Poklahsar. SP/ SMP
Pemkab Sumenep dorong nilai tambah hasil laut lewat Poklahsar. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya nilai tambah hasil laut bagi keluarga nelayan di wilayah setempat. Sehingga, melalui program ini, hasil tangkapan ikan para nelayan dikembangkan dan diolah menjadi berbagai jenis makanan.

"Langkah ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi, agar hasil tangkapan nelayan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep Agustiono Sulasno, Kamis (30/04/2026).

Lebih lanjut, nantinya para keluarga nelayan dilatih berbagai jenis keterampilan, seperti membuat kue dan bakso dari ikan laut dan berbagai jenis camilan, diantaranya seperti cara membuat jajanan dan kue berbahan dasar ikan dengan membentuk kelompok. Salah satunya, seperti yang dilakukan di Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget.

"Jadi, keluarga nelayan juga aktif, sehingga mereka tidak hanya menjual ikan hasil tangkapan, akan tetapi juga berbagai jenis kue atau camilan dari ikan. Di desa ini kami turun langsung memberi pelatihan kepada keluarga nelayan, bahkan sebagian dari hasil kerajinan mereka sudah dipasarkan di Mall Layanan Publik di Sumenep dan pasar-pasar tradisional," katanya.

Selain memberikan pelatihan, tim Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep juga mendampingi pengurusan izin kelompok tersebut, seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sebagai bukti legalitas bahwa makanan atau minuman olahan skala rumahan yang diproduksi telah memenuhi standar keamanan dan layak untuk diedarkan. Sehingga, melalui pembentukan Poklahsar ini Pemkab Sumenep berharap tercipta ekosistem usaha perikanan yang terintegrasi dari produksi hingga pemasaran, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. sm-02/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…