Ekonomi Biru Jadi Fokus, Khofifah Soroti Peran SDM Maritim untuk Daya Saing Global

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) maritim unggul dan pengembangan ekonomi biru (blue economy) menjadi kunci utama dalam mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara sekaligus orkestrator rantai nilai nasional.

Dalam paparannya, Khofifah menjelaskan bahwa arah pembangunan Jawa Timur dirumuskan melalui konsep “Gerbang Baru Nusantara”, yang menempatkan provinsi ini tidak hanya sebagai wilayah transit, tetapi juga pusat orkestrasi rantai nilai nasional yang terintegrasi dan berdaya saing global.

Untuk mendukung visi tersebut, terdapat empat pengungkit utama, yakni penguatan rantai pasok industri melalui hilirisasi, stabilitas pasokan komoditas strategis, peningkatan mobilitas manusia dan tenaga kerja, serta penguatan konektivitas ekonomi antarwilayah.

“Keempat pengungkit tersebut saling terhubung dan bertumpu pada satu faktor kunci, yaitu ketersediaan SDM unggul yang adaptif dan berdaya saing global,” jelasnya.

Sebagai pusat industri pengolahan terbesar kedua di Indonesia, Jawa Timur memiliki kekuatan pada sektor agro-maritim, industri perkapalan, hingga pariwisata bahari. 

Oleh sebab itu, peningkatan kualitas SDM dinilai menjadi prioritas untuk mendorong transformasi ekonomi dari berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis pengetahuan.

Dalam konteks kemaritiman, Khofifah menekankan pentingnya pergeseran paradigma menuju ekonomi biru, yakni pemanfaatan sumber daya kelautan secara produktif, inovatif, dan berkelanjutan.

“Kita harus beralih pada paradigma ekonomi biru, yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, indikator ekonomi biru Jawa Timur menunjukkan tren positif, dengan nilai Indonesia Blue Economy Index (IBEI) mencapai 60,54 pada 2024 dan terus diarahkan meningkat hingga target jangka panjang 2045.

Subsektor industri kelautan dan pariwisata bahari menjadi motor utama, sehingga diperlukan kebijakan terintegrasi, dukungan inovasi teknologi, serta sinergi lintas sektor untuk mempercepat pertumbuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengapresiasi peran Universitas Hang Tuah dalam mencetak SDM unggul di bidang kemaritiman. Menurutnya, kebutuhan SDM maritim semakin mendesak, terutama untuk mengoperasikan teknologi kapal modern.

Ia menekankan bahwa SDM maritim tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga stabilitas psikologis yang kuat.

“Perguruan tinggi harus mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan stabilitas psikologis, terutama dalam pengoperasian teknologi maritim,” katanya.

Khofifah juga menyoroti peluang besar sektor kemaritiman dalam membuka lapangan kerja, termasuk profesi spesifik seperti underwater welding yang memiliki permintaan tinggi di tingkat global.

Momentum Dies Natalis ke-39 Universitas Hang Tuah, lanjutnya, bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi ruang refleksi untuk memperkuat peran strategis sektor kemaritiman dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Penguatan sektor kemaritiman harus ditopang SDM unggul dan adaptif agar Jawa Timur mampu berperan dalam industri pertahanan maritim nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Hang Tuah, Avando Bastari, menyatakan komitmen pihaknya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas SDM, khususnya di bidang kelautan.

Ia menambahkan, pihaknya juga memperkuat program pengabdian masyarakat di wilayah pesisir melalui desa binaan yang mencakup pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov Jawa Timur dan Universitas Hang Tuah dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan SDM.

Kerja sama ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…