Keracunan Massal MBG, 200 Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Pusing hingga Mual

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan siswa di Surabaya keracunan massal MBG. SP/ SBY
Ratusan siswa di Surabaya keracunan massal MBG. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini keracunan akibat menu makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi. Sebanyak ratusan siswa dari belasan sekolah di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya keracunan dengan gejala pusing hingga mual dan saat ini dilarikan ke Puskesmas dan RS. Sejumlah siswa dilarikan Puskesmas Tembok Dukuh. Namun, sebagian besar dievakuasi ke RS Ibu dan Anak IBI Jalan Dupak, Surabaya.

Kepala Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya, drg Tyas Pranadani membenarkan adanya keracunan massal MBG. Pihaknya hingga kini masih melakukan pendataan. Sebanyak ratusan siswa yang keracunan ditangani di dua fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Sedangkan dari data terkini, total sekitar 200 siswa dari 12 sekolah.

"Sejauh ini yang kita dapatkan datanya itu hampir 200 siswa, tapi yang. Hampir semua sudah kami tangani. Itu ada SD, ada TK, ada SMP. Jadi random. Gejalanya mual muntah kebanyakan sih. Pusing, mual, muntah setelah makan makanan dari MBG," ujarnya, Senin (11/05/2026).

Di RS Ibu dan Anak IBI telah menangani sekitar 100 siswa dan sampai kini masih dilakukan pendataan. Pihak puskesmas juga menjemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah yang siswanya keracunan MBG.

"Kita turun ke sekolah, karena gejalanya masih ringan ya, masih memungkinkan kita tangani, kita obati di tempat. Ada beberapa sekolah, kemudian juga ada yang datang ke Puskesmas. Dan alhamdulillah semuanya gejalanya masih ringan," jelasnya. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution. S.I.K M.H hadir ditengah tengah masyarakat melaksanakan ibadah Salat Jumat Bersama…

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersiap memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi penambahan modal dengan m…

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers menunjukkan kebangkitan pada hari kedua Singa Cup 2026. Setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka, skuad p…

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…