Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya memilih makanan sehat sebagai bekal menuju generasi emas Kota Mojokerto. SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya memilih makanan sehat sebagai bekal menuju generasi emas Kota Mojokerto. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto— Edukasi pola konsumsi sehat sejak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui sosialisasi B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) yang digelar di SMP Negeri 1 Mojokerto dan SMP Negeri 5 Mojokerto, Selasa (12/5). 

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari hadir langsung untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya memilih makanan sehat sebagai bekal menuju generasi emas Kota Mojokerto.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, B2SA merupakan konsep dasar pola makan sehat yang harus dipahami sejak usia sekolah.

“Apa itu B2SA? Jadi makanan yang kalian makan itu pertama harus beragam, kedua harus bergizi seimbang, dan ketiga harus aman,” jelasnya di hadapan para siswa.

Ia menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto pada dasarnya sudah memenuhi kategori B2SA karena dalam setiap dapur SPPG telah didampingi ahli gizi. Namun demikian, para siswa tetap perlu memiliki pemahaman tentang pola makan sehat karena kebutuhan konsumsi harian tidak hanya berasal dari MBG.

“Yang kalian makan setiap hari kan tidak hanya MBG. Kalian masih dapat uang saku dari orang tua dan masih jajan. Nah, uang jajan itu pilihlah makanan yang memenuhi kategori B2SA,” tuturnya.

Ning Ita juga mengingatkan tentang kebiasaan siswa yang membeli jajanan di sekitar sekolah maupun pedagang kaki lima. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang siswa untuk jajan, namun meminta agar mereka mampu memilih makanan yang sehat dan bergizi.

“Memang uang jajannya boleh dibelikan makanan apa saja, tapi tolong pilihlah makanan yang sehat. Karena kesehatan kalian dan kecerdasan berpikir kalian sangat ditentukan oleh makanan yang masuk ke dalam tubuh kalian,” tegasnya.

Ia menjelaskan, konsumsi makanan yang terlalu banyak gula dapat memicu gangguan kesehatan serta menurunkan konsentrasi belajar. Selain itu, masa remaja merupakan fase penting pertumbuhan organ tubuh sehingga membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral hingga serat.

“Jangan isinya hanya karbohidrat dan protein saja, tapi juga harus ada lemak, vitamin, mineral, dan serat. Semua itu sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kalian,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap pola makan pelajar merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi emas Kota Mojokerto. Menurutnya, kesehatan dan pendidikan merupakan dua syarat utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Tak hanya itu, Wali Kota juga mendorong para siswa untuk terus belajar dan menggali potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik seperti olahraga dan seni.

“Kalau belum punya prestasi akademik, jangan berkecil hati. Gali potensi kalian di luar akademik. Yang penting ditekuni dengan konsisten dan terus-menerus,” pesan Ning Ita.

Melalui sosialisasi B2SA yang digelar serentak di dua sekolah ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap para pelajar semakin sadar pentingnya pola makan sehat serta mampu menjadi generasi unggul yang sehat, cerdas, dan membanggakan bumi Majapahit. dwi

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…