Permudah Administrasi Masyarakat, Pemkot Madiun Wujudkan Layanan Publik Anti Calo di MPP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meninjau proses layanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun. SP/ MDN
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meninjau proses layanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mempermudah masyarakat dalam mengurus perizinan ataupun data administrasi kependudukan, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, mewujudkan layanan publik yang cepat dan anti-calo di Mal Pelayanan Publik (MPP). Dimana, seluruh layanan kini dipusatkan di MPP agar masyarakat cukup datang ke satu tempat untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi maupun perizinan.

"Dengan adanya MPP, kini semua layanan publik jadi semakin mudah, cepat, dan anti-calo. Terutama di perizinan dan adminduk. Izin semuanya harus sesuai aturan," ujar Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun, Rabu (20/05/2026).

Pihaknya memastikan tidak ada lagi ruang bagi praktik percaloan dalam pengurusan perizinan di Kota Madiun. Menurutnya, hadirnya MPP menjadi solusi agar masyarakat tidak lagi kesulitan ataupun harus berpindah-pindah kantor saat mengurus izin. Seluruh pelayanan dirancang lebih terintegrasi agar proses perizinan bisa selesai lebih cepat dan mudah.

Lebih lanjut dijelaskan, MPP hadir sebagai pusat integrasi layanan dari berbagai dinas di lingkungan Pemkot Madiun. Dengan sistem tersebut, proses pelayanan diharapkan menjadi lebih efektif sekaligus memangkas birokrasi yang berbelit. Selain memastikan pelayanan berjalan cepat dan mudah, pihaknya juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan kritik maupun keluhan apabila menemukan kendala pelayanan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Madiun Sumarno mengatakan terdapat 54 jenis layanan dari 13 organisasi perangkat daerah (OPD) yang sudah tersedia di MPP Kota Madiun. Selain layanan dari OPD, nantinya akan ada delapan instansi lain yang bergabung untuk memperluas cakupan pelayanan publik.

Lebih lanjut, Sumarno menambahkan, pengembangan tahap berikutnya akan dilakukan melalui penataan gerai pelayanan dan pembangunan tenant layanan yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Kota Madiun. Untuk pengembangan lanjutan tersebut, Pemkot Madiun menyiapkan anggaran sekitar Rp800 juta. Sehingga, dengan keberadaan MPP tersebut, pelayanan publik yang dibutuhkan warga Kota Madiun diharapkan semakin mudah, terintegrasi, efektif, dan efisien. md-02/dsy

Berita Terbaru

Tambah Kawasan Usaha Baru, Labuan Bajo Dongkrak Ekonomi Dengan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Tambah Kawasan Usaha Baru, Labuan Bajo Dongkrak Ekonomi Dengan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Senin, 19 Okt 2026 12:45 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:45 WIB

SurabayaPagi, Labuan Bajo – Pengembangan kawasan komersial dan pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mulai memasuki tahap o…

Warga Alami Luka Terjerat, Pemkab Ponorogo Tertibkan Kabel Provider dan WiFi Semrawut

Warga Alami Luka Terjerat, Pemkab Ponorogo Tertibkan Kabel Provider dan WiFi Semrawut

Senin, 19 Okt 2026 12:38 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti adanya kasus seorang pengendara sepeda motor mengalami luka di leher akibat terjerat kabel yang menjuntai di…

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…