Diikuti 1.080 Peserta, Kirab Budaya Mojo Bangkit 2026 Meriah dan Spektakuler

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka Kirab Budaya Mojo Bangkit yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto. SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka Kirab Budaya Mojo Bangkit yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan kemeriahan Kirab Budaya Mojo Bangkit yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto, Sabtu (27/06/2026). Sebanyak 1.080 peserta tampil memukau dalam parade budaya yang menghidupkan kembali kejayaan peradaban Majapahit melalui atraksi seni, budaya, dan teatrikal yang spektakuler.

Kirab dimulai dari Alun-alun Wiraraja, melintasi Jalan Majapahit dan Jalan Bhayangkara, sebelum berakhir di Balai Kota Mojokerto. Masyarakat berjejer sepanjang sisi jalan, menciptakan suasana semarak dan meriah. 

Mengusung tema "Banjaran Majapahit", kirab menghadirkan kisah perjalanan tiga era penting Kerajaan Majapahit, mulai dari masa Dyah Wijaya, Tribuana Tunggadewi, hingga puncak kejayaan di bawah pemerintahan Prabu Hayam Wuruk.

"Mojo Bangkit secara filosofis mengandung makna kebangkitan Kota Mojokerto di berbagai aspek kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat 'Spirit of Majapahit' yang terus kita gelorakan, " tutur Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Minggu (28/06/2026).

Kemegahan kirab semakin terasa melalui pertunjukan sendratasik yang mengisahkan berdirinya Kerajaan Majapahit, selain itu juga teatrikal kebangkitan pemuda yang menggambarkan semangat generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai luhur dan membangun masa depan bangsa.

"Rangkaian Kirab Budaya Mojo Bangkit menyampaikan pesan filosofi dan nilai moral agar sejarah menjadi fondasi perjuangan dalam membangun masa depan Kota Mojokerto," terang sosok Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut. 

Suasana semakin bergemuruh ketika Marching Band Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut menampilkan atraksi musik dan formasi yang memukau. Irama perkusi yang menghentak berpadu dengan penampilan barisan peserta, menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang rute kirab.

Tak hanya itu, berbagai kesenian tradisional turut memeriahkan perhelatan, mulai dari Reog, Barongsai, hingga Bantengan, yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara dalam satu panggung kebersamaan. Dentuman petasan yang menghiasi langit Kota Mojokerto menjadi pelengkap sempurna, menghadirkan suasana meriah, semarak, dan penuh kebanggaan.

Kirab Budaya Mojo Bangkit tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat budaya, penguatan identitas Kota Mojokerto sebagai Bumi Majapahit, sekaligus ajang mempererat persatuan masyarakat dalam merayakan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.

"Saya punya harapan besar kegiatan Kirab Budaya Mojo Bangkit menjadi ikon seni budaya tahunan Kota Mojokerto yang bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung," pungkas Ning Ita. dwi

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…