Madiun Mulai Dilanda Krisis Air Bersih, Pelanggan Pilih Putus Sambungan PDAM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Madiun krisis air bersih. SP/Foto:detikjatim
Warga Madiun krisis air bersih. SP/Foto:detikjatim

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini, warga di Kecamatan Wungu, gangguan aliran air kini juga terjadi di Desa Banjaransari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun mulai dilanda krisis air bersih, sehingga mayoritas pelanggan mengaku memilih memutus sambungan PDAM karena air tidak mengalir dalam waktu cukup lama.

Kepala PDAM Unit Kecamatan Dagangan Harianto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait gangguan distribusi air di sejumlah wilayah. Menurutnya, gangguan terjadi pada jaringan pipa yang menyalurkan air dari sumber pegunungan di Kecamatan Kare. Proses perbaikan pipa menyebabkan ratusan pelanggan terdampak.

"Ada beberapa pelanggan mengeluh air mati dan memilih putus. Namun kita sudah perbaiki pipa Insyaallah ini sudah hidup air. 500 pelanggan gravitasi atau air dari sumber pegunungan di Kecamatan Kare. Ini kita sudah langsung tangani,"," ujar Harianto kepada detikJatim, Jumat (26/6/2026).

Sementara itu, Ketua RW 4 Desa Pilangrejo, Suyono mengatakan, hingga siang hari aliran air PDAM di wilayahnya masih belum normal. Sebelumnya, sebanyak 160 kepala keluarga di Dusun Kedondong, Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, mengeluhkan krisis air bersih akibat jaringan PDAM yang kerap mati hampir setiap hari.

"Masih mati air nya belum mengalir. Kurang lebih sekitar 160 rumah Kepala keluarga pelanggan PDAM yang mengeluhkan kondisi jaringan air PDAM yang sering mati setiap hari," ujar Ketua RW 4 Desa Pilangrejo, Suyono (50), kepada detikJatim, Senin (22/6/2026).

Lanjutnya, aliran air sering mati pada pagi hingga sore hari ketika warga membutuhkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari. Saat air mengalir pada malam hari, debitnya juga sangat kecil. "Setiap hari pagi sampai sore bahkan malam juga mati. Saat hidup air buat rebutan hanya netes saja akhirnya," jelas Suyono. md-01/dsy

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …