Gertak Ingatkan Plt Walikota Madiun, Jangan Sama dengan Pendahulunya 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinator Gerakan Tangkap Koruptor (Gertak), Putut Kristiawan.
Koordinator Gerakan Tangkap Koruptor (Gertak), Putut Kristiawan.

i

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah sejumlah persoalan yang masih membelit Kota Madiun, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun diminta berhati-hati dalam mengambil setiap kebijakan. 

‎Koordinator Gerakan Tangkap Koruptor (Gertak), Putut Kristiawan, menilai hal itu penting agar kepemimpinan Bagus tidak bernasib sama dengan pendahulunya yang kini tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Surabaya.

‎“Sebagai pelaksana tugas saya harapkan Bagus Panuntun untuk berlaku lebih bijaksana dari sebelumnya. Karena hanya kata kuncinya adalah bijaksana, adil dan tanpa diskriminasi” kata Putut, Senin (6/7/2026).

‎Lebih lanjut ia menyampaikan, persoalan di kota yang berjuluk kota Pendekar ini masih banyak, mulai persoalan JPC yang belum ada keputusan dari Pemkot, permasalahan darurat sampah hingga penentuan direktur utama Perumdam Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun.

‎Putut menegaskan setiap keputusan harus mengedepankan program prioritas pemerintah. Menurutnya, kebijakan yang diambil akan berpengaruh terhadap citra kepemimpinan Plt Wali Kota.

‎Menurutnya, keputusan yang tidak tepat berakibat terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN) sehingga berdampak kepada pelayanan masyarakat.mdn

‎

‎

‎

‎

Tag :

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…