Lismawati: Informasi Pungutan Seragam OSIS dan Pramuka Tidak Benar ‎

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lismawati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun.
Lismawati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun.

i

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dinas Pendidikan Kota Madiun memastikan tidak ada pungutan untuk seragam OSIS dan Pramuka bagi Siswa SD dan SMP. Pemkot Madiun telah menganggarkan melalui Dinas Pendidikan seperti tahun-tahun sebelumnya.

‎Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati mengatakan bahwa informasi yang beredar terkait pungutan biaya untuk seragam OSIS dan Pramuka tidak benar (hoax). 

 

‎"Tidak ada sama sekali pungutan terkait pembelian seragam OSIS maupun seragam Pramuka. Pemerintah Kota Madiun sudah menganggarkan pengadaan seragam gratis untuk SD maupun SMP," ujar Lismawati saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).

‎

‎Ia menjelaskan, untuk siswa sekolah negeri, bantuan meliputi seragam beserta ongkos jahit. Sementara bagi sekolah swasta, pemerintah memberikan bantuan berupa seragam tanpa ongkos jahit.

‎Lismawati mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua siswa, agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.

 

‎"Kita harus bijak dalam membaca, memahami, dan memastikan kebenaran suatu informasi. Jangan langsung percaya begitu saja terhadap berita yang belum valid," tegasnya. 

‎

‎Menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pekan depan, Lismawati meminta para orang tua tetap tenang karena proses pengadaan seragam masih berlangsung.

 

‎Menurutnya, siswa baru SD dapat mengenakan seragam TK, sedangkan siswa baru SMP dapat memakai seragam SD. Apabila seragam lama sudah tidak layak digunakan, siswa diperbolehkan mengenakan pakaian bebas yang sopan dan rapi selama menunggu pembagian seragam gratis.

‎"Harap tenang dan sabar. Pengadaan seragam beserta atributnya masih dalam proses. Kalau seragam lama sudah tidak bisa dipakai, anak-anak boleh memakai pakaian rumah yang penting sopan dan rapi," katanya.

‎Lismawati menambahkan, saat ini pengadaan seragam masih berada pada tahap lelang. Setelah proses tersebut selesai dan seragam telah tersedia, Dinas Pendidikan akan segera menyampaikan pemberitahuan melalui sekolah masing-masing.mdn

Tag :

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…