Was-was, Kebakaran Lahan di Magetan Meningkat Tajam saat Musim Kemarau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Jumlah kejadian kebakaran lahan di Kabupaten Magetan mengalami peningkatan signifikan saat musim kemarau. SP/ MGT
Ilustrasi. Jumlah kejadian kebakaran lahan di Kabupaten Magetan mengalami peningkatan signifikan saat musim kemarau. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas Pemadam Kebakaran Magetan mencatat sebanyak 49 kasus kebakaran, atau hampir menyamai total kejadian sepanjang tahun 2025 yang mencapai sekitar 60 kasus. Dan untuk kebakaran lahan menjadi jenis kejadian yang paling dominan selama musim kemarau.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan, Ali Sukamto, mengatakan dari total 49 kasus yang tercatat, sebanyak 29 di antaranya merupakan kebakaran lahan tebu dan rumpun bambu yang mudah terbakar akibat kondisi cuaca kering dan angin kencang, dan jumlah kejadian kebakaran lahan di Kabupaten Magetan mengalami peningkatan signifikan.

Lebih lanjut, sebagian besar kebakaran masih dipicu oleh kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan hingga pembakaran lahan yang tidak terkendali. Untuk jumlah kejadian pada periode Januari hingga April masih tergolong rendah. 

Namun, sejak memasuki musim kemarau pada Mei hingga Juli, intensitas kebakaran meningkat tajam. Bahkan, dalam satu hari petugas pernah menangani dua kejadian kebakaran lahan secara bersamaan. Hal itu karena, kondisi vegetasi yang mengering membuat api lebih cepat merambat dan berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar apabila tidak segera dikendalikan.

“Penyebab kebakaran masih didominasi faktor kelalaian manusia, mulai dari puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga aktivitas pembakaran lahan. Karena itu kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama selama musim kemarau,” ujar Ali Sukamto.

Sehingga, untuk mengantisipasi peningkatan kejadian, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan menyiagakan delapan armada yang terdiri atas lima mobil pemadam dan tiga truk tangki air. Damkar Magetan juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas. mg-01/dsy

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…