Chat WA Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Diajukan ke Sidang Praperadilan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan telah mengantongi sejumlah alat bukti dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional pada 2025-2026.

Salah satunya berupa bukti elektronik percakapan atau chat tersangka mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dengan pihak lain dan istrinya.

Substansi Pesan Chatnya memuat petunjuk dan informasi keterlibatan serta peran aktif Lodewyk dalam tindak pidana korupsi tata kelola program MBG. Hal itu disampaikan oleh tim Kejagung selaku termohon dalam sidang praperadilan yang diajukan Lodewyk Pusung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (28/7/2026). Agenda persidangan hari ini adalah pembacaan jawaban dari pihak termohon.

“Termohon memperoleh alat bukti berupa bukti elektronik, yaitu percakapan Pemohon dengan pihak lain, termasuk istri Pemohon,” kata jaksa saat membacakan jawaban.

Meski tidak memerinci detail isi percakapan antara Lodewyk dan istrinya, jaksa menegaskan substansi dari komunikasi tersebut mengungkap keterlibatan Lodewyk dalam praktik dugaan korupsi di BGN.

“Yang secara substansial diperoleh informasi mengenai peran Pemohon dalam dugaan tindak pidana tata kelola Makan Bergizi Gratis pada Badan Gizi Nasional tahun 2025-2026,” ungkap jaksa.

Dalam kesempatan tersebut, Kejagung membantah dalil pihak Lodewyk yang menyebut penetapan tersangka prematur atau tanpa pemeriksaan saksi. Jaksa kemudian menguraikan proses hukum yang telah dilakukan, mulai surat perintah penyelidikan pada 15 Mei 2026 hingga naik ke tahap penyidikan pada 29 Mei 2026.

Kejagung menegaskan telah mengantongi minimal dua alat bukti yang sah sesuai putusan Mahkamah Konstitusi nomor 21/PUU/2014. Selain bukti elektronik, jaksa juga telah memeriksa sejumlah saksi dalam perkara itu.

“Dalam tahap penyidikan, Termohon telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, antara lain Ahmad Faiz, Lutfi Khairul Huda, Puji Tokosuworo, Abdi Prasetiokusuma, Dadan Hindayana, dan Soni Sanjaya,” ungkap jaksa.

Jaksa menyebut, Lodewyk telah diperiksa sebagai saksi sebelum statusnya ditetapkan menjadi tersangka. “Sehingga dalil Pemohon yang menyatakan Termohon menetapkan tersangka terlebih dahulu baru mencari alat bukti maupun tidak pernah memeriksa Pemohon sebagai saksi adalah dalil yang tidak benar,” imbuh jaksa.

Karena itu, Kejagung meminta hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Abdul Affandi, agar menolak permohonan praperadilan yang diajukan oleh Lodewyk.

“Menolak permohonan praperadilan dari Pemohon untuk seluruhnya,” ucap jaksa. Sebagai informasi, Lodewyk Pusung telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG oleh Kejaksaan Agung. Lodewyk tak terima dan mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka oleh Kejagung. nerc, ddn

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026/2027, Pemkot Malang Waspadai Cuaca dan Lonjakan Pengunjung

Jelang Nataru 2026/2027, Pemkot Malang Waspadai Cuaca dan Lonjakan Pengunjung

Rabu, 28 Okt 2026 12:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang potensi kerawanan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai mewaspadai…

Di Sela-sela Kemarau, Petani Labu Kuning di Jombang Raup Cuan Panen 15 Ton

Di Sela-sela Kemarau, Petani Labu Kuning di Jombang Raup Cuan Panen 15 Ton

Rabu, 28 Okt 2026 11:47 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di sela-sela musim kemarau panjang, ternyata tidak menjadi penghalang sejumlah petani untuk panen dengan cuan melimpah. Salah…

Dorong Perekonomian, Pemkab Madiun Wujudkan Iklim Investasi Sehat Berkelanjutan

Dorong Perekonomian, Pemkab Madiun Wujudkan Iklim Investasi Sehat Berkelanjutan

Rabu, 28 Okt 2026 11:38 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah khususnya target Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun,…

Pemkot Surabaya Hentikan Pembangunan Rumah Kos Langgar Perizinan di Kandangan Jaya

Pemkot Surabaya Hentikan Pembangunan Rumah Kos Langgar Perizinan di Kandangan Jaya

Rabu, 28 Okt 2026 11:25 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti adanya dugaan pelanggaran perizinan dan struktur bangunan yang tidak sesuai standar di rumah kos enam lantai di…

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya dalam menekan kasus demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, terus berkomitmen dengan…

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, berusaha mendorong aktivitas…