Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Magetan, Welly Kristanto. SP/MGT
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Magetan, Welly Kristanto. SP/MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dijadwalkan berlaku mulai 2027. 

Dan salah satu opsi yang tengah dikaji adalah merampingkan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sembari menunggu kebijakan relaksasi dari pemerintah pusat. Oleh karenanya, pemerintah daerah mulai menyiapkan langkah efisiensi sebagai bentuk antisipasi. Salah satunya melalui kajian penggabungan sejumlah OPD yang dinilai memungkinkan untuk dirampingkan.

Welly menjelaskan, pembahasan mengenai penyederhanaan struktur organisasi telah memasuki tahap kajian akademis. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan rancangan peraturan daerah (Raperda). Namun, pihaknya masih belum bersedia mengungkap perangkat daerah mana yang berpotensi digabungkan karena proses penyusunan masih berlangsung dan berkaitan dengan penataan organisasi serta jabatan di lingkungan pemerintah daerah.

"Efisiensi tetap kami siapkan. Salah satunya melalui penggabungan atau perampingan OPD. Saat ini masih dalam proses kajian sehingga belum bisa dipastikan bentuk maupun jumlah OPD yang akan disesuaikan," ujarnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut diperlukan karena ratusan pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia hingga kini masih belum mampu memenuhi batas maksimal 30 persen belnja pegawai sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD). "Informasi yang kami terima, akan ada relaksasi sehingga penerapan batas 30 persen tidak lagi bersifat kaku. Sebab, lebih dari 300 kabupaten/kota masih berada di atas ketentuan tersebut," pungkasnya. mg-02/dsy

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …