Gandeng Mitra Penyedia Barang/Jasa, Pemkot Mojokerto Bangun Ekosistem Pengadaan Bersih dan Berintegritas

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat membuka acara sosialisasi yang bertajuk “Bersama Penyedia Mewujudkan Tata Kelola Pengadaan yang Bersih dan Berintegritas” di Lynn Hotel, Kamis (13/8). SP/ DWI
Walikota Ning Ita saat membuka acara sosialisasi yang bertajuk “Bersama Penyedia Mewujudkan Tata Kelola Pengadaan yang Bersih dan Berintegritas” di Lynn Hotel, Kamis (13/8). SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya mencegah gratifikasi dalam proses pengadaan barang dan jasa terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui Inspektorat. 83 penyedia yang menjadi mitra Pemkot Mojokerto dibekali pemahaman tentang pencegahan gratifikasi melalui sosialisasi yang bertajuk “Bersama Penyedia Mewujudkan Tata Kelola Pengadaan yang Bersih dan Berintegritas” di Lynn Hotel, Kamis (13/8).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, pencegahan gratifikasi membutuhkan komitmen dan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan penyedia.

“Pemerintah daerah bermitra dengan para penyedia. Jadi harus sama-sama saling menjaga. Jajaran kami harus menjaga, panjenengan sebagai mitra kami juga harus menjaga,” kata Ning Ita sapaan akrab wali kota.

Menurutnya, pemahaman terhadap regulasi gratifikasi penting agar tidak mengganggu independensi dan objektivitas aparatur dalam proses pengadaan barang dan jasa. Ketentuan tersebut antara lain diatur dalam UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.


Ning Ita juga menyampaikan, komitmen terhadap integritas turut tercermin dari Indeks Integritas Pemerintah Daerah Kota Mojokerto 2025 yang mencapai 75,09, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata pemerintah daerah sebesar 71,33 serta rata-rata nasional 72,43.

“Yang paling penting adalah komitmen untuk terus ikhtiar menjadi lebih baik. Karena untuk mewujudkan integritas ini kita membutuhkan sinergi bersama-sama,” katanya.

Untuk membangun ekosistem pengadaan yang berintegritas, Ning Ita juga menegaskan untuk penguatan empat pilar, yakni transformasi sistem secara digital, standardisasi kompetensi SDM, penegakan aturan dan etika, serta pelibatan pengawasan publik.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari PAKSI Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Prahara Satria Ramadhan dan Kasie Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Yusaq Djunarto. dwi

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…