Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau panen kacang hijau di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. SP/LMG
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau panen kacang hijau di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. SP/LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Di tengah tantangan menghadapi musim kemarau dan ancaman fenomena El Nino, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, mengarahkan petani di lahan tadah hujan menanam komoditas hemat air untuk menjaga produktivitas pertanian 

Langkah tersebut dilakukan berdasarkan pemetaan teknis terhadap Luas Lahan Baku Sawah (LBS) yang mencapai 95.530 hektare, dengan sekitar 55 persen di antaranya merupakan lahan nonirigasi atau sawah tadah hujan.

"Ketika BMKG mengumumkan kemarau dan ancaman El Nino, masyarakat tani di area tadah hujan kita arahkan menanam tanaman yang hemat air seperti kacang hijau, kedelai, jagung, tembakau, tebu, kangkung, hingga buah-buahan," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan Mugito, Rabu (19/08/2026).

Pasalnya, sejumlah komoditas tersebut tumbuh baik dan sebagian telah dipanen dengan harga jual yang cukup bagus di pasaran sehingga menjadi alternatif bagi petani selama musim kemarau. Sehingga, untuk mendukung ketersediaan air, Pemkab Lamongan bersama Kementerian Pertanian mengalokasikan 392 titik/unit sarana irigasi dan konservasi, meliputi bangunan konservasi, Irigasi Perpompaan (Irpom), Irigasi Perpipaan (Irpip), dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT). 

Selain itu, sebanyak 293 unit mesin pompa air dari program Kementerian Pertanian turut disalurkan pada 2026. Sementara itu, untuk kondisi pertanaman padi di kawasan yang memperoleh pasokan irigasi teknis dari waduk besar dan sepanjang aliran Bengawan Solo masih cukup aman. 

Pemerintah setempat bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Karya (SDABK) mengintensifkan pengerukan serta normalisasi saluran yang berhulu di Bengawan Solo. Langkah tersebut diharapkan menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani. lm-01/dsy

Berita Terbaru

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Buntut kelangkaan Pertalite yang kembali terjadi di Kota Madiun, membuat  sejumlah stasiun pengisian bahan bakar, antrean mengular …

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa yang menjadi buah bibir masarakat di Wilkum Polsek Wlingi itu membuat geram masarakat, karena remaja putri sebut saja…

Festival Nyusu Bareng Gerakkan Ekonomi dan Potensi Wisata Dusun Brau

Festival Nyusu Bareng Gerakkan Ekonomi dan Potensi Wisata Dusun Brau

Senin, 05 Okt 2026 12:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui Festival Nyusu Bareng 2026 bertajuk “Susumu, Semangatku”, Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu, mengembangkan identitas wis…

Pemkab Lumajang Lindungi Petani dan Konsumen di Tengah Kenaikan Harga Cabai

Pemkab Lumajang Lindungi Petani dan Konsumen di Tengah Kenaikan Harga Cabai

Senin, 05 Okt 2026 12:40 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai upaya dalam melindungi petani hingga konsumen dari tekanan kenaikan harga sekaligus memastikan petani tetap memperoleh…

Lewat Jemput Bola, Pemkab Lumajang Dorong Perluasan Layanan Adminduk Digital

Lewat Jemput Bola, Pemkab Lumajang Dorong Perluasan Layanan Adminduk Digital

Senin, 05 Okt 2026 12:27 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui sistem jemput bola, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperluas akses layanan digital administrasi…

Tangani Banjir, Pemkot Malang Intensif Tangani Masalah Tumpukan Sampah

Tangani Banjir, Pemkot Malang Intensif Tangani Masalah Tumpukan Sampah

Senin, 05 Okt 2026 12:05 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam menekan potensi banjir saat musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah mengintensifkan penanganan…