Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Masarakat yang melintasi di jembatan Sungai di Desa Mronjo Kec.Selopuro Kab.Blitar di kejutkan adanya mobil Pickup berada di dasar sungai dngn posisi terbalik roda di atas, kejadian pada Kamis pagi 20 Agustus '26 sekitar pukul 08.00, spontan pengguna jalan dan masarakat sekitar turun untuk menolongnya, saat menolong di dapati seorang laki laki dalam kondisi terjepit, setelah di tolong dan di bawa ke tepi sungai, kakek berusia 64 itu alami luka parah dan keadaan  meninggal dunia.

Setelah di laporkan ke Polsek Selopuro,  langsung petugas mendatangi TKP bersama Unit Laka Polres Blitar,  ketika Polisi lakukan olah TKP, ada masarakat  yang mengenali korban, yakni  seorang kakek S berusia 64  ber inisial S warga Desa/Kec.Selopuro,  guna pertolongan pertama korban di rujuk ke Puskesmas walau sudah meninggal dunia dngn beberapa luka. 

Peristiwa kecelakaan tunggal itu di benarkan Kasat Lantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq, menurut AKP Galih melalui Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni, sesuai keterangan saksi saksi dan kondisi jalan menuju TKP, 
semula Kend. Pic Up mitsubhisi  L300 yg hitam N 9592 EG  dikemudikan korban berjalan dari arah Barat ke Timur, memasuki jln umum desa Mronjo  kendaraan melaju dijalan yang menurun tajam, kendaraan berjalan tdk terkendali, sehingga terjadi benturan dengan pembatas jalan sebelah kiri jalan dan akhirnya mobil warna hitam itu terjun  mengarah ke sugai. 

"Di duga pengemudi nya ngantuk bisa juga kelalaian atau kurang konsentrasi, sedang korban saat mengemudi sendirian, di dukung kondisi jalan menikung turun, sehingga menabrak batas jalan, untuk korban alami luka luka dan meninggal di TKP." Kata Aiptu Muheni.

Atas peristiwa itu Kasat Lantas menghimbau lewat  Aiptu Muheni, untuk pengguna jalan selalu berhati hati dalam perjalanan, sekaligus waspada kondisi jalan dngn konsentrasi, juga untuk meminit waktu sehingga tidakntergesa gesa, kontrol kendaraan sekaligus stop pelanggaran perhatikan rambu rambu lalulintas, dan terpenting stop kecelakaan. les

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…