Pada Dua Akte Alat Bukti Utama dari Penyidik Direskrimum Polda Jatim, Ditemukan Raditya Bukan Para P

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

"Becik ketitik, olo ketoro. Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.”

 

SURPRISE!! Ada penemuan barang bukti baru saat proses penanganan perkara di kejaksaan, Sabtu (22/8). Seperti membuka “aib” Direskrimum Polda Jatim. Ini esai kebudayaan e, ruh Jawa + nurani hukum. Sabtu, 22 Agustus 2026, saya buka dokumen perkara anak saya dari Polda Jatim. Konstruksi perkara anak saya fiktif. Saya deleg deleg, kaget.

Konstruksi perkara fiktif ini rekayasa alur cerita hukum yang disusun oleh penyidik berdasarkan fakta palsu, bukti yang dimanipulasi, atau peristiwa yang tidak pernah ada. Ini bentuk kriminalisasi untuk menjerat seseorang secara tidak sah.

Saya ingatkan orang Jawa punya pitutur luhur: ”Becik ketitik, olo ketoro” Artinya: Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.

Ada juga pepatah Nusantara: “Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga” Dua kalimat ini, hari Sabtu tanggal 22 Agustus 2026, saya menemukan pembuktiannya di berkas perkara. Ini bukti baru yang dalam proses PK ke MA disebut novum.

Ini temuan dalam proses penyidikan atau penuntutan di kejaksaan disebut sebagai tambahan alat bukti atau barang bukti baru dalam berkas perkara (tahap penyidikan/praperkara).

 * SANGKA BAIK YANG DITUTUPI RAPI

   Selama ini berkas perkara an. Pemred Radit disusun rapi. Ada pasal, ada BAP, ada dakwaan. Dan ada administesi prosedur pemberkaasan. Dibalik ini ada skenario pemaksaan menahan Radit atas pesanan seseorang.

Sebelum Sabtu (22/8) dari luar kelihatan “prosedural”. Kelihatan “profesional”. Tapi di balik kerapian itu, ada yang disembunyikan. Ada rahasia. Diduga ada pesanan hopeng. Rahasia itu: 2 BUAH AKTE NOTARIS

Dua lembar kertas yang dengan sengaja “nongol” di berkas pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

 * KETIKA BAUNYA TERCIUM

   Becik ketitik. Olo ketoro. Begitu 2 akte itu dibuka, kebenaran tidak bisa lagi ditutup.

De Jure: Tidak tertulis nama Sdr. Radit sebagai para pihak.

De Facto: Radit tidak hadir. Tidak tanda tangan. Tidak mengenal. Berarti apa? Berarti ada “bangkai” di balik berkas itu.

Bangkai bernama PEMALSUAN SURAT - PASAL 263 KUHP

Bangkai bernama KONSTRUKSI PERKARA FIKTIF

Sepintar apapun menutupinya, sampai rapi apapun menyusun berkasnya...

Baunya tetap tercium. Dan baunya adalah ketidakadilan, akal akalan perkara. Siapa otaknya? Pasti ada! Tinggal waktu yang membuka.

 * PELAJARAN BUDAYA: KEBENARAN TIDAK BISA DIKARUNGİ

   Budaya Jawa mengajarkan: eling lan waspodo. Ingat dan waspada. Karena Gusti Allah tidak tidur. Karena kebenaran punya jalannya sendiri. Oleh karena itu saya yakin kebenaran selalu menemukan jalannya sendiri. Ini karena fakta dan ketulusan yang tidak bisa disembunyikan selamanya.

Waktu yang akan membuka segalanya secara alami, meskipun usaha untuk menutupinya sangat kuat oleh oknum aparat. Maklum, kebenaran bersifat kuat dan tidak mudah hilang.

Saya ingatkan ke Direskrimum dan Kajari Surabaya kepalsuan butuh banyak kebohongan untuk bertahan. Sedangkan kebenaran hanya butuh waktu. Orang yang berada di pihak yang benar tidak perlu takut atau terburu-buru membela diri secara berlebihan.

PELAJARAN HIDUP

Saya berjuang bela anak saya tetap tenang. Meski kini saya difitnah. Saya aqul yaqin keadilan pasti tiba. Ingat Pak Direskrimtum dan Kajari Surabaya, segala perbuatan buruk dan curang pada akhirnya akan ketahuan.

Hari ini kita diajari bahwa hukum bukan soal siapa paling pinter ngumpetke akte palsu dalam berkas. Hukum adalah soal keberanian menunjukkan titik hitam di atas putih.

Allahu Akbar. Hablumilllah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir. Cukuplah Allah sebagai penolong, cukuplah Allah sebagai pelindung.

Kini 2 akte palsu yang ditemukan hari Sabtu tanggal 22/8 ini menjadi saksi. Bahwa di negeri ini, masih ada orang yang percaya: Kebenaran setitik pun, akan mengalahkan kebatilan segunung. Karena Jawa bilang: Olo ketoro. Dan kita bilang: Usut. Adili. Tegakkan.

ORANG BERTOPENG

Manusia bertopeng secara kiasan artinya seseorang yang menyembunyikan sifat asli, niat buruk, atau kepribadian yang sebenarnya di balik sikap palsu.

Orang bertopeng berpura-pura baik atau manis demi pencitraan dan keuntungan pribadi.

Ini sering merujuk pada metafora sosial tentang seseorang yang menyembunyikan sifat asli di balik kepribadian palsu, atau karakter misterius dalam seni, cerita, dan media populer. Topeng, adalah penutup identitas bagi pemakainya. (Dr. Tatang Istiawan)

Berita Terbaru

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pelarian terpidana kasus tindak pidana fidusia, Oktavanus Katili, akhirnya berakhir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. T…

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…