Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (kiri) menyaksikan sejumlah pelajar menyampaikan materi yang mereka pahami dalam peringatan Hari Indonesia Menabung di GOR Gajah Putih. SP/TRG
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (kiri) menyaksikan sejumlah pelajar menyampaikan materi yang mereka pahami dalam peringatan Hari Indonesia Menabung di GOR Gajah Putih. SP/TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program Sangu Sampah yang merupakan program baru di Kabupaten Trenggalek, kini pelajar diwilayah tersebut memiliki cara berbeda untuk mulai menabung. Tak hanya mengandalkan uang saku, mereka bisa mendapatkan uang tabungan dari sampah yang dikumpulkan dan dipilah

Sebanyak 853 pelajar dari berbagai sekolah mendapatkan rekening tabungan baru. Langkah ini menjadi bagian dari target satu pelajar satu rekening agar kebiasaan menabung mulai ditanamkan sejak usia sekolah. Sehingga, program Sangu Sampah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendorong budaya menabung sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. 

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan program Sangu Sampah sengaja dikembangkan sebagai stimulus bagi pelajar, untuk memiliki uang yang dapat ditabung. Sebab, tidak semua pelajar memiliki uang saku yang cukup untuk disisihkan. "Hari ini kami bersama OJK Kediri memperingati Hari Indonesia Menabung. Salah satu target yang ingin kita capai adalah satu rekening satu pelajar," ujarnya, Selasa (25/08/2026).

Selain itu, Sangu Sampah juga sejalan dengan komitmen Trenggalek untuk mengelola lingkungan dan mengejar target net zero carbon pada 2045. Pelajar diajak memilah sampah yang masih mempunyai nilai ekonomis untuk kemudian dikumpulkan dan dimanfaatkan.

"Kebetulan di Trenggalek kita stimulasi dengan program Sangu Sampah. Trenggalek ingin net zero karbon di 2045. Kita ingin sampah yang kita kelola bisa mendorong siswa-siswa punya rekening," imbuhnya.

Mekanisme tersebut membuat edukasi keuangan dan kepedulian lingkungan dapat berjalan bersamaan. Pelajar yang belum bekerja tetap dapat belajar mengelola keuangan melalui aktivitas sederhana yang mereka lakukan sehari-hari. Harapannya anak-anak sudah mulai tahu bedanya kebutuhan dan keinginan. Kemudian mereka mulai menyisihkan uang jajannya, bukan menyisakan. Kalau tidak punya uang saku, jalan keluarnya tadi adalah Sangu Sampah. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…

Ayo Nonton Wayang Kulit di Depan Gedung DPRD Jatim, Lakon Wahyu Jitabsara

Ayo Nonton Wayang Kulit di Depan Gedung DPRD Jatim, Lakon Wahyu Jitabsara

Selasa, 27 Okt 2026 14:53 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelestarian budaya tradisional terus dilakukan DPRD Jawa Timur melalui Pagelaran Wayang Kulit DPRD Jatim 2026 gratis dalam…

Cegah Penularan TBC, Dinkes Kota Batu Perkuat TPT Bagi Masyarakat Kontak Erat

Cegah Penularan TBC, Dinkes Kota Batu Perkuat TPT Bagi Masyarakat Kontak Erat

Selasa, 27 Okt 2026 14:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya menekan risiko penularan, mengingat kontak erat memiliki kemungkinan lebih tinggi terpapar bakteri Tuberkulosis (TBC),…