Cari Cadangan Migas, Pemkab Bojonegoro Dukung SKK Migas Survei Seismik 2D Lamturo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur bersama SKK Migas melakukan sosialisasi terkait rencana survei Saismik 2D Lamturo di wilayah tersebut. SP/BJN
Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur bersama SKK Migas melakukan sosialisasi terkait rencana survei Saismik 2D Lamturo di wilayah tersebut. SP/BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya untuk mencari cadangan minyak bumi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, mendukung Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terkait rencana survei seismik 2D Lamturo. Pasalnya, upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor migas di Bojonegoro.

Diketahui, survei seismik 2D merupakan bagian dari rangkaian kegiatan eksplorasi untuk mengetahui kondisi bawah permukaan bumi sekaligus mengidentifikasi potensi cadangan minyak dan gas bumi yang dapat dieksplorasi lebih lanjut. Kegiatan tersebut akan bersinggungan langsung dengan masyarakat dan lingkungan sekitar, sehingga membutuhkan koordinasi serta komunikasi yang baik.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima, puncak produksi minyak pada 2021 mencapai sekitar 231 ribu barel per hari namun sekarang hanya sekitar 157 ribu barel per hari. Sedangkan untuk penurunan produksi tersebut, turut berpengaruh terhadap penerimaan daerah dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Kabupaten Bojonegoro pada 2025-2026 yang hanya sekitar Rp2,8 triliun.

"Pelaksanaan survei seismik 2D Lamturo nantinya dapat berjalan aman, lancar dan sukses, serta memberikan hasil optimal untuk mendukung upaya menemukan potensi cadangan migas baru. Dan untuk penurunan produksi tersebut menjadi tantangan bagi daerah dalam menjaga kemampuan fiskal sekaligus membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya, Selasa (01/09/2026).

Sedangkan untuk rencana survei seismik 2D Lamturo akan dilaksanakan di 17 kecamatan yakni Balen, Baureno, Kanor, Kedungadem, Kepohbaru, Sugihwaras, Sukosewu, Sumberrejo, Bubulan, Dander, Gondang, Ngambon, Ngasem, Purwosari, Sekar, Tambakrejo dan Temayang.

Oleh karenanya, Pemkab Bojonegoro pun masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai metode, tahapan, waktu dan mekanisme pelaksanaan survei tersebut. Selain itu, aspek keselamatan juga menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan hulu migas. bj-01/dsy

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…