Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bojonegoro Kejar Kategori Nindya Layak Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kolaborasi tingkatkan penilaian kabupaten layak anak. SP/BJN
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kolaborasi tingkatkan penilaian kabupaten layak anak. SP/BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) 2026. Pemkab menargetkan kenaikan kategori dari Madya menjadi Nindya. Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan persiapan menghadapi Verlap. Dan untuk pertemuan teknis selanjutnya akan dilakukan untuk memastikan seluruh data dan bukti pendukung siap disampaikan.

Kepala DP3AKB Kabupaten Bojonegoro Achmad Hernowo mengatakan, hasil verifikasi KLA Bojonegoro saat ini mencapai 729 poin. Nilai tersebut masih akan diverifikasi kembali untuk memastikan keabsahannya. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Bojonegoro untuk meningkatkan kategori KLA. Pemkab menargetkan kategori Nindya pada penilaian 2026.

"Dengan rentang nilai saat ini, target kita pada tahun 2026 adalah naik ke kategori Nindya dari yang sebelumnya kategori Madya. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk mempertahankan nilai sekaligus menyempurnakan seluruh data dukung," ujar Achmad, Kamis (27/08/2026).

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro Machmuddin menegaskan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. Oleh karenanya, seluruh OPD menyajikan bukti pendukung yang valid, responsif, dan terpadu. Menurutnya, pencapaian KLA harus tercermin dalam kebijakan dan pelayanan yang benar-benar dirasakan anak.

"Target kita bukan sekadar naik ke kategori Nindya di atas kertas, tetapi yang terpenting adalah menghadirkan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara nyata di lapangan," tegas Machmuddin.

Dengan penguatan sinergi antar-OPD dan pemangku kepentingan, Pemkab Bojonegoro optimistis mampu memenuhi seluruh indikator KLA. Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. bj-01/dsy

Berita Terbaru

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen meningkatkan layanan pertanahan bagi masyarakat,…

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melayani sebanyak 9.789.933 pelanggan selama Januari hingga September atau triwulan III 2026,…

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…