SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Dalam mewujudkan delapan fasilitas publik modern yang ramah untuk masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro masih terus melakukan penataan sejumlah ruang publik di wilayah setempat. Dimana, fasilitas modern dan ramah untuk masyarakat tersebut meliputi panggung dan kantin yang dirancang dua lantai semi basement dengan 16 kios.
Sedangkan untuk pembangunan tahap I di 2026 fokus pengerjaan sisi utara alun-alun, sedangkan tahap II menyasar sisi selatan direncanakan berlanjut pada 2027. Selain itu ada area gym outdoor, taman air, dua area playground, area senam, dan shelter (tempat duduk) di sisi barat laut.
Fasilitas sanitasi juga menjadi perhatian utama melalui penyediaan sarana toilet umum yang memadai. Terdiri dari 7 toilet pria, 11 urinoir, dan 14 toilet wanita. Sehingga, keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul tapi juga sebagai ruang interaksi dan aktivitas sosial masyarakat, ruang olahraga dan rekreasi, serta ruang ekspresi seni dan budaya lokal.
"Tahap I di 2026 ini sisi utara saja. Jadi diharapkan alun-alun akan jadi ruang publik bagi masyarakat semua. Rencananya ada ruang bermain dan taman air atau water playground," ujar Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP CK) Kabupaten Bojonegoro Satito Hadi, Senin (07/09/2026).
Melalui penataan Alun-Alun ini, Kabupaten Bojonegoro diharapkan memiliki ruang publik yang lebih menarik, inklusif, dan berdaya saing. Selain memanjakan masyarakat dengan fasilitas rekreasi, hadirnya penataan ini juga memberikan ruang khusus bagi para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk terus berkembang, sehingga perputaran ekonomi dan identitas budaya lokal di Bojonegoro dapat semakin terlihat. bj-01/dsy
Editor : Redaksi