Pemkab Madiun Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Anak, Cegah Adopsi Anak Ilegal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades dan camat mengikuti materi sosialisasi adopsi oleh Bupati Madiun. SP/MDN
Kades dan camat mengikuti materi sosialisasi adopsi oleh Bupati Madiun. SP/MDN

i

SURABABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti problem sosial sekaligus sebagai upaya mengantisipasi terjadinya praktik ilegal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengedepankan kepentingan terbaik dan perlindungan bagi anak yang diwajibkan saat pengangkatan anak atau adopsi.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto mengatakan, adopsi perlu memperhatikan prinsip perlindungan anak. Di antaranya pengangkatan anak tidak memutus hubungan darah dengan orang tua kandung. Anak berhak mengetahui asal-usul dan orang tua kandungnya dengan memperhatikan kesiapan anak.

"Kalau ingin mengadopsi harus sesuai ketentuan. Sekarang banyak modus perdagangan anak. Jadi perlu diantisipasi. Sehingga, orang tua angkat wajib memberikan hak dan perlakuan yang baik kepada anak. Jangan sampai ditelantarkan sehingga menjadi problem sosial," tegas Hari Wur sapaan akrab Bupati Madiun, Selasa (01/09/2026).

Lebih lanjut, Hari Wur menegaskan bahwa Pemkab Madiun akan terus mendorong pelayanan dan pendampingan agar setiap proses adopsi berjalan sesuai aturan, transparan, dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak. Selain itu, juga akan dilakukan pengawasan diperlukan untuk mencegah penyimpangan dan pelanggaran dalam proses pengangkatan anak. 

"Pemkab Madiun akan memberikan bimbingan bentuknya meliputi penyuluhan, konsultasi, konseling, pendampingan dan pelatihan," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriyadi menyampaikan sosialisasi diikuti kepala desa dan camar dari 8 wilayah kecamatan bagian utara. Tujuannya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tata cara adopsi anak. Selain penyampaian materi ketentuan adopsi oleh Bupati Madiun juga disampaikan materi tentang Penanganan PPKS oleh Wabup Madiun dr Purnomo Hadi. Sosialisasi dilaksanakan di Graha Eka Kapti Puspem Caruban Kabupaten Madiun. 

"Supaya masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan meminimalisir adanya penipuan oleh oknum tidak bertanggungjawab," jelasnya. md-02/dsy

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…