SIMPATUH BOSP Perkuat Tata Kelola Dana Pendidikan di Tulungagung

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pendidikan terus mendorong terwujudnya tata kelola anggaran pendidikan yang semakin transparan, akuntabel, efektif dan tetap sasaran. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Sistem Monitoring dan Pendampingan Berbasis Kepatuhan Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (SIMPATUH BOSP).

Kehadiran aplikasi yang resmi diluncurkan langsung oleh Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat proses monitoring, pendampingan dan pembinaan satuan pendidikan dalam mengelola dana BOSP. Pemerintah berharap adanya sistem itu dapat membantu sekolah mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pencatatan hingga pelaporan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

Melalui SIMPATUH BOSP, pengelolaan anggaran sekolah tidak hanya diarahkan untuk memenuhi aspek administrasi. Lebih dari itu, setiap perencanaan anggaran diharapkan disusun berdasarkan kebutuhan dan prioritas satuan pendidikan sehingga penggunaan dana BOSP dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Tulungagung.

"Pendidikan adalah investasi masa depan yang harus dikelola transparan, akuntabel dan berdampak langsung ke peserta didik," kata Baharudin, Rabu (16/09/2026).

Pengelolaan dana BOSP lanjut Baharudin memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan sekaligus peningkatan kualitas pendidikan. Pihaknya mendorong pengelolaan sekolah berbasis data, kebutuhan dan prioritas agar anggaran BOSP benar-benar menjawab kebutuhan pembelajaran. 

"Kepala sekolah juga diminta aktif memahami dan mengarahkan penggunaan BOSP, tidak hanya diserahkan ke bendahara," imbuhnya.

Baharudin menambahkan, untuk mendukung SIMPATUH BOSP, pemerintah telah melakukan sosialisasi perencanaan dan penganggaran sekolah yang berdampak yang dihadiri 250 peserta dari kepala sekolah, bendahara SMP, koordinator UPASP, serta unsur terkait pengelolaan dana BOSP. Ia berharap aplikasi tersebut menjadi pemantik untuk membangun tata kelola pendidikan yang efektif dan berorientasi pada hasil.

"Dengan sinergi semua pihak, pengelolaan pendidikan di Tulungagung diharapkan semakin baik demi mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing," pungkasnya. can

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…