Lewat Layanan Pesankeling, DKPP Kota Madiun Peduli Kesejahteraan Hewan di Tingkat Kelurahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Layanan suntik vaksin rabies terhadap hewan kucing liar yang ada di Pasar Sleko dan Pasar Besar Madiun. SP/ MDN
Ilustrasi. Layanan suntik vaksin rabies terhadap hewan kucing liar yang ada di Pasar Sleko dan Pasar Besar Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan hewan sehat dan masyarakat yang lebih peduli terhadap kesejahteraan hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur memberikan pelayanan kesehatan hewan keliling (pesankeling) secara gratis di tingkat kelurahan, yang berlangsung pada pukul 08.00–10.00 WIB.

Untuk layanan pesankeling nantinya akan menyasar hewan kesayangan warga di 27 kelurahan secara bergiliran. Adapun, jadwal terdekat adalah nanti pada 18 September 2026, pesankeling digelar di ruang terbuka hijau (RTH) Kelurahan Kanigoro.

"Untuk sasarannya adalah hewan kesayangan seperti anjing, kucing, kera dan lain-lain. Pelayanan yang diberikan pengobatan kasus ringan seperti diare, flu, penyakit kulit, kemudian pemberian obat cacing, serta konsultasi dan edukasi," ujar Sub Koordinator Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun Margaretha Dian Wartiningdyah, Rabu (16/09/2026).

Selain kesejahteraan hewan peliharaan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya deteksi dini penyakit pada hewan yang berpotensi menular kepada manusia. Sehingga, menjaga kesehatan hewan kesayangan bukan hanya penting bagi kondisi hewan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan lingkungan dan pemiliknya. 

Sebab, terdapat penyakit hewan menular strategis yang bersifat zoonosis atau dapat menular dari hewan kepada manusia. Karenanya, pemeriksaan rutin menjadi salah satu langkah untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini. Terlebih, tidak semua penyakit langsung menunjukkan gejala pada tahap awal. Sehingga, kondisi hewan dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan bisa segera dilakukan sebelum berkembang menjadi lebih serius.

Oleh karenanya, pihaknya berharap melalui pesankeling, masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai berbagai persoalan yang ditemui saat memelihara hewan. Mulai dari pemberian obat cacing, pola perawatan, hingga kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut. md-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…