Dorong Produktivitas Berkelanjutan, DKPP Kota Madiun Terapkan Pertanian Modern

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun mendorong petani menerapkan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS). SP/ MDN
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun mendorong petani menerapkan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS). SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian,Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun mendorong petani menerapkan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS), salah satunya di lahan demplot Kelompok Tani Sri Rejeki, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

"Luas lahan demplot yang digunakan mencapai 2.500 meter persegi dengan proyeksi mencapai 1 hektare," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun Jemakir, Minggu (13/09/2026).

Dalam penerapan metode tersebut, penanaman padi dilakukan menggunakan drum seeder yang merupakan alat tanam untuk mendukung mekanisasi pertanian. Varietas padi yang digunakan dalam kegiatan tersebut adalah Sintanur yang ditanam sebagai bagian dari penerapan metode pertanian modern di lahan petani setempat.

Oleh karenanya, adanya penerapan PM-AAS tidak hanya mendorong penggunaan alat dan mesin pertanian, tetapi juga menjadi langkah untuk mewujudkan proses budi daya yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, penyuluh, dan masyarakat tani untuk membangun ekosistem pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

"Lewat implementasi metode PM-AAS tersebut, diharapkan mampu mengoptimalkan efisiensi, efektivitas, serta daya adaptasi petani terhadap perkembangan teknologi modern," katanya.

"Melalui gerakan tanam ini, sinergisitas antara pemerintah, penyuluh, petani, dan dunia pendidikan pertanian terus diperkuat untuk mewujudkan pertanian Kota Madiun yang semakin modern dan berkelanjutan di tengah kondisi tantangan lahan yang terbatas," kata Jemakir. md-02/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…