Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
‎Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Zainul Arifin.
‎Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Zainul Arifin.

i

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Kini, penebusan dibatasi mengikuti musim tanam, sehingga alokasi pupuk untuk musim tanam berikutnya tidak bisa diambil lebih awal.

‎

‎Aturan baru tersebut diterapkan pemerintah melalui Kepdirjen PSP Nomor 33/KPTS/RC.210/1/07/2026.

‎

‎Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Zainul Arifin mengatakan, aturan baru diterapkan karena selama ini masih ada petani yang menebus pupuk untuk kebutuhan musim tanam berikutnya lebih awal.

‎

‎"Petani bisa menebus sebelum MT 3. Ada petani yang mengambil sebelumnya, jadi jatah alokasi untuk pupuk MT 3 kadang sudah diambil di MT 1 dan MT 2," ujarnya, Rabu (16/9/2026).

‎

‎Menurutnya, dengan mekanisme baru pupuk ditebus sesuai kebutuhan pada musim tanam yang sedang berjalan, sehingga distribusi lebih teratur dan stok tetap tersedia saat dibutuhkan.

‎

‎Meski demikian, petani yang masih memiliki sisa alokasi dari musim tanam sebelumnya tetap diperbolehkan menebus pupuk dengan memenuhi persyaratan tertentu, salah satunya membuat surat pernyataan.

‎

‎Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun berharap perubahan mekanisme ini membuat penyaluran pupuk bersubsidi lebih tertib dan mendorong petani menebus pupuk sesuai kebutuhan riil di lapangan.

‎

‎Sementara itu, berdasarkan hasil evaluasi verifikasi dan validasi (Verval) September 2026, serapan pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun sudah tergolong tinggi. Serapan urea mencapai 77,15 persen, NPK 75,27 persen, POG 67,87 persen, NPK Formula Khusus 41,56 persen, dan ZA 27,90 persen.

‎

‎Dinas Pertanian dan Perikanan memperkirakan angka serapan tersebut masih berpeluang mencapai target maksimal apabila tidak ada kendala dalam penyaluran maupun penebusan di lapangan.

‎

‎"Insya Allah kalau tidak ada kendala, itu bisa 100 persen," katanya. Waf

Tag :

Berita Terbaru

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…