Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat menghadiri Peringatan HUT ke-81 PMI di Hall PMI Kota Mojokerto, Senin (21/9/2026). SP/ DWI
Walikota Ning Ita saat menghadiri Peringatan HUT ke-81 PMI di Hall PMI Kota Mojokerto, Senin (21/9/2026). SP/ DWI

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak 23 Pendonor Darah Sukarela (DDS) yang telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali mendapatkan apresiasi dan akan menerima lencana penghargaan dari Gubernur Jawa Timur.

 

Peringatan HUT ke-81 PMI tersebut digelar sederhana namun penuh makna di Hall PMI Kota Mojokerto, Senin (21/9/2026). Kegiatan menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para pendonor sekaligus menguatkan semangat kepedulian dan gotong royong dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

 

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sebagai Ketua PMI Kota Mojokerto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendonor yang secara sukarela dan konsisten mendonorkan darahnya hingga puluhan kali.

 

“Di tengah keterbatasan yang kita hadapi bersama, khususnya keterbatasan anggaran, ini tidak menjadi hambatan bagi kita untuk terus peduli dan bergerak bersama. Karena yang paling penting adalah kepedulian dan sisi kemanusiaan kita untuk memberi, berbagi, dan menolong sesama,” ungkap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto. 

 

Menurutnya, peringatan HUT PMI yang berdekatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa semangat kemanusiaan merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa. PMI yang lahir pada 17 September 1945, satu bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan, memiliki peran besar dalam mendukung perjuangan bangsa, khususnya di bidang kemanusiaan dan kesehatan.

Ning Ita juga mengapresiasi kolaborasi PMI Kota Mojokerto bersama berbagai mitra yang selama ini turut menjaga ketersediaan stok darah. Sinergi tersebut membuat kebutuhan darah bagi rumah sakit yang telah bekerja sama dengan PMI dapat terpenuhi.

 

“PMI Kota Mojokerto dengan kehadiran para mitra tidak pernah sampai kekurangan stok darah. Rumah sakit mana pun yang sudah bermitra dan membutuhkan darah, selalu kita upayakan tersedia. Ini adalah komitmen kita bersama,” ungkapnya.

 

Ning Ita menjelaskan, pemberian penghargaan bagi pendonor darah sukarela dilakukan secara bertahap. Pendonor yang telah mencapai 75 kali donor mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, sedangkan pendonor yang mencapai 100 kali donor mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia.

Tahun ini, Kota Mojokerto mendapatkan kuota sebanyak 23 pendonor untuk menerima penghargaan tingkat Provinsi Jawa Timur. Padahal, jumlah pendonor yang telah memenuhi kriteria tersebut di Kota Mojokerto telah mencapai lebih dari 40 orang.

 

“Mohon bersabar bagi yang belum mendapatkan giliran. Semoga masih diberikan umur panjang dan kesehatan, sehingga tahun depan bisa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh lencana secara langsung dari Ibu Gubernur Jawa Timur,” tutur Ning Ita.

 

Ia menilai, keterbatasan kuota penghargaan tidak mengurangi nilai pengabdian para pendonor. Sebab, setiap tetes darah yang diberikan merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

 

Lebih jauh, Ning Ita mengaitkan semangat donor darah dengan Pancacita Kota Mojokerto, khususnya cita-cita mewujudkan Kota Mojokerto yang berkarakter. Menurutnya, karakter sebuah kota juga tercermin dari tingginya kepedulian sosial masyarakatnya.

 

“Kehadiran PMI, partisipasi para pendonor dan kontribusi para mitra PMI merupakan bagian dari upaya mewujudkan Kota Mojokerto yang berkarakter, yaitu kota dengan kepedulian sosial yang tinggi,” katanya.

 

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai alasan untuk tidak berbagi. Selama memiliki tubuh yang sehat dan memenuhi persyaratan sebagai pendonor, masyarakat dapat bersedekah melalui donor darah.

 

“Tidak harus punya harta lebih untuk bisa bersedekah. Selama badan kita sehat dan memenuhi syarat, kita bisa memberikan darah. Itu juga merupakan sedekah yang luar biasa,” imbuhnya.

 

Ning Ita berharap semangat donor darah terus tumbuh di tengah masyarakat. PMI Kota Mojokerto bersama para mitra juga akan terus mendekatkan layanan donor darah kepada masyarakat, termasuk melalui kegiatan donor darah di berbagai lokasi publik.

 

Untuk penyerahan lencana oleh Gubernur Jawa Timur kepada DDS 75 kali akan dilaksanakan dalam waktu dekat bulan ini. dwi

Berita Terbaru

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terbaru, lanskap rimbun hutan mangrove yang berada di kawasan pesisir timur Surabaya terlihat penuh dengan tumpukan sampah seiring…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…

Perkuat Kemampuan Akademik, Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar Sekolah Rakyat

Perkuat Kemampuan Akademik, Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar Sekolah Rakyat

Minggu, 11 Okt 2026 12:40 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka memperkuat kemampuan akademik serta pendidikan keagamaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, membiayai bimbingan…