Pantau Pelatihan BLK, Walikota Ning Ita Tegaskan Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita turun langsung memantau Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi Pencari Kerja Tahap II Tahun 2026 di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto, Selasa (22/9/2026). SP/ DWI
Walikota Ning Ita turun langsung memantau Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi Pencari Kerja Tahap II Tahun 2026 di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto, Selasa (22/9/2026). SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 guna memastikan program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak bagi pengentasan pengangguran.

Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi Pencari Kerja Tahap II Tahun 2026 di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto, Selasa (22/9/2026).

Pelatihan diikuti 80 peserta dengan lima kejuruan, yakni pemasaran digital, teknisi AC residensial, pembuatan batik tulis, pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, dan administrasi perkantoran.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Wawali Rachman Sidharta Arisandi, Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, Kasi Datun Kejari Kota Mojokerto, Kepala UPT BLK Mojokerto, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kabag Kesra serta Kabag Perekonomian dan SDA Winda Kurnia Hardiyanti.

Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menegaskan bahwa pelatihan tersebut tidak sekadar memberikan keterampilan dan sertifikat kepada peserta. 

Lebih dari itu, kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja maupun meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Yang ingin kita capai bukan sekadar saudara-saudara mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat. Yang lebih penting, keterampilan ini bisa menjadi bekal untuk bekerja, berwirausaha, dan menghasilkan secara ekonomi,” tutur Ning Ita.

Menurut ning ita, peluang meningkatkan kesejahteraan tidak selalu harus ditempuh dengan menjadi pekerja. Keterampilan yang dimiliki juga dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri maupun menciptakan lapangan pekerjaan.

Ning Ita juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial secara produktif. Menurutnya, kemajuan teknologi dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang ekonomi.

“Manfaatkan teknologi dan media sosial untuk hal-hal yang produktif. Jadikan kemampuan yang dimiliki sebagai peluang untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai secara ekonomi,” pesannya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Mojokerto, Rahmi Widjajati menyampaikan, pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan dunia kerja sekaligus menekan angka pengangguran.

"Kegiatan ini hasil kolaborasi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam sebagai Koordinator DBHCHT Kota Mojokerto dan Bagian Kesra sebagai pelaksana tekhnis kegiatan," ungkapnya.

Tahap II diikuti 80 peserta dalam lima kejuruan, masing-masing 16 peserta, termasuk tiga penyandang disabilitas. Kegiatan bekerja sama dengan UPT BLK Mojokerto dan dibiayai melalui DBHCHT Tahun Anggaran 2026, dengan seluruh peserta mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. dwi

Berita Terbaru

Dari Potensi Lokal hingga AI, Zurich Bekali Ribuan Siswa Hadapi Dunia Usaha

Dari Potensi Lokal hingga AI, Zurich Bekali Ribuan Siswa Hadapi Dunia Usaha

Selasa, 22 Sep 2026 14:01 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:01 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Program pendidikan kewirausahaan Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) kembali diperluas pada tahun ajaran 2026–2027 dengan menyasar 6.1…

JPU Kejari Surabaya, Diduga Panik dan Bingung Tanggapi Eksepsi Radity

JPU Kejari Surabaya, Diduga Panik dan Bingung Tanggapi Eksepsi Radity

Selasa, 22 Sep 2026 14:00 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA: Terdakwa Raditya M Khadaffi yang telah kumpulkan alat bukti, mendengarkan Replik Jaksa Penuntut Umum, menilai JPU panik dan binggung…

Puncak Musim Kemarau, 11.800 Jiwa di Situbondo Terdampak Krisis Air Bersih

Puncak Musim Kemarau, 11.800 Jiwa di Situbondo Terdampak Krisis Air Bersih

Selasa, 22 Sep 2026 13:54 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mencatat sebanyak 11.800 jiwa terdampak kekurangan air bersih imbas puncak…

Gegara Pembakaran Serasah, 1 Hektare Vegetasi Hutan Pinus Oro-oro Ombo Hangus Terbakar

Gegara Pembakaran Serasah, 1 Hektare Vegetasi Hutan Pinus Oro-oro Ombo Hangus Terbakar

Selasa, 22 Sep 2026 13:46 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Di musim puncak kemarau panjang ini banyak memicu kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, salah satunya di Kawasan hutan pinus di Desa…

Bikin Heboh! Pria di Jember Ngaku Pernah Bertemu Allah dan Nabi di TikTok

Bikin Heboh! Pria di Jember Ngaku Pernah Bertemu Allah dan Nabi di TikTok

Selasa, 22 Sep 2026 13:45 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru ini media sosial (medsos) dihebohkan adanya pengakuan seorang pria berinisial AA di Desa Sumberweling, Kecamatan…

Lazisnu Gandeng China Merchants Foundation Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana di Lamongan

Lazisnu Gandeng China Merchants Foundation Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana di Lamongan

Selasa, 22 Sep 2026 12:53 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PBNU  menggandeng China Merchants Foundation, menggelar pelatihan m…