Kekeringan Meluas di 12 Desa di Malang, Pendistribusian Air Capai 2,65 Juta Liter

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Distribusi air bersih di salah satu wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Malang. SP/ MLG
Distribusi air bersih di salah satu wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki puncak kemarau panjang menyebabkan wilayah Kabupaten Malang mengalami kekeringan hingga krisis air bersih. Akibatnya 12 desa di 6 kecamatan yang terdampak terus mendapatkan bantuan air, hingga mencapai 2,65 juta liter sejak 8 Agustus 2026.

"Secara kumulatif, total distribusi air bersih BPBD Kabupaten Malang sejak 8 Agustus hingga 23 September 2026 mencapai 2.653.000 liter. Sehingga, pendistribusian air bersih terus dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan laporan kebutuhan dari tim di lapangan. Dalam satu hari, pada 23 September 2026, tim di lapangan sudah mendistribusikan sebanyak 104.600 liter air bersih. Menggunakan enam armada dengan total 20 rit," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, Kamis (24/09/2026).

Ia menyebutkan air bersih disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Desa Sumberagung dan Puskesmas Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Desa Tumpakrejo di Kecamatan Gedangan, Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung, Desa Sumberoto di Kecamatan Donomulyo, Desa Putukrejo dan Arjosari di Kecamatan Kalipare, serta Desa Sumberejo di Kecamatan Pagak.

Lebih lanjut, Purwoto mengatakan, penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan melalui distribusi air bersih. BPBD juga terus melakukan pemantauan kondisi di berbagai wilayah untuk mengetahui kebutuhan penanganan di lapangan. Sedangkan untuk tim yang bertugas di lapangan dibagi menjadi 2 shift sehingga tetap siaga selama 24 jam. Pemantauan dilakukan di 33 kecamatan melalui berbagai saluran komunikasi, mulai dari radio komunikasi repeater VHF/UHF, internet, SMS, WhatsApp, hingga call center BPBD. Oleh karenanya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan karena penanganan dampak kekeringan tidak dapat dilakukan BPBD seorang diri. 

"Setiap hari, tim di lapangan yang sudah terbagi menjadi dua shift sehingga selalu siaga 24 jam, selalu melaksanakan kegiatan monitoring di 33 kecamatan. Alhamdulillah karena kami tentu tidak bisa melakukan upaya penanganan sendiri, kami dibantu dan melibatkan sejumlah pihak dalam penanganan di lapangan," pungkasnya. ml-03/dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…