Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima penghargaan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa. SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima penghargaan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Kota Mojokerto kembali menjadi Juara Umum Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa untuk dua tahun berturut-turut, 2025 dan 2026. Tahun ini, Kota Mojokerto meraih delapan penghargaan dari 14 kategori yang diperlombakan dalam ajang tersebut.

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam closing ceremony Fesyar Jawa 2026 yang berlangsung di Grand City Convention and Exhibition, Surabaya, Minggu (27/9).

Dari delapan penghargaan yang diraih, tiga di antaranya merupakan Juara 1, yakni kategori Ekonomi Hijau Berkelanjutan, Rencana Aksi Daerah, dan Inovasi Sektor Ekonomi Syariah.

Selanjutnya, Kota Mojokerto meraih Juara 2 pada kategori Literasi Ekonomi Syariah serta Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Sedangkan tiga penghargaan lainnya diraih sebagai Juara 3, masing-masing pada kategori Zona Khas, Inkubasi Bisnis Usaha Syariah, dan Keuangan Mikro Syariah.

 

Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan predikat juara umum selama dua tahun berturut-turut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan ekonomi syariah.

“Saya tentu saja bersyukur bisa mempertahankan Juara Umum Festival Ekonomi Syariah selama dua tahun berturut-turut. Yang paling utama adalah kolaborasi. Untuk bisa berkomitmen di semua aspek sehingga memenuhi kategori yang ditetapkan, kuncinya adalah kolaborasi,” kata Ning Ita.

Ia menambahkan, pemerintah daerah memiliki peran dalam memberikan fasilitasi dan memastikan dukungan terhadap pengembangan berbagai sektor ekonomi syariah. Namun, komitmen tersebut perlu berjalan bersama dengan para pelaku di lapangan.

“Pemerintah daerah sifatnya memberikan fasilitasi. Tetapi para pelaku juga harus memiliki komitmen yang sama untuk bergerak. Bagaimana setiap sektor dan seluruh aspek di Kota Mojokerto kita upayakan memenuhi kategori syariah, sehingga manfaatnya bisa dirasakan, termasuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan ketenangan bagi umat muslim,” jelasnya.

Bagi Pemkot Mojokerto, capaian tersebut bukan sekadar mempertahankan predikat juara umum, tetapi menjadi dorongan untuk memastikan pengembangan ekonomi syariah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Penguatan sektor usaha, akses keuangan, literasi, dan inovasi diharapkan semakin membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan. dwi

Berita Terbaru

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, memperkuat pengawasan petugas, dan mengoptimalkan pendapatan…

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu program yang sedang digencarkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Surabaya, Pemerintah Kota…

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menindaklanjuti adanya temuan komoditas minyak goreng bersubsidi dan daging yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),…

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus bullying yang menimpa bocah penyandang disabilitas bernama Zulkarnain Abdil Aziz (10), saat ini Pemerintah…

Terbakar Hebat! 13 Ribu Ayam di Madiun Gosong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Terbakar Hebat! 13 Ribu Ayam di Madiun Gosong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 13 ribu ekor anak ayam milik H. Mursaid di Dusun Banyak, Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun gosong akibat…

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momen kemarau panjang di Kabupaten Magetan justru menjadikan fenomena unik. Salah satunya debit air menyusut di aliran Sungai…