Gus Fawait Sampaikan Problem Jalan Rusak hingga Tambang Ilegal ke Komisi D DPRD Jatim

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jember bersama Komisi D DPRD Jatim
Bupati Jember bersama Komisi D DPRD Jatim

i

SURABAYAPAGI.COM, JEMBER – Urusan jalan rusak hingga tambang ilegal menjadi pembahasan serius antara Komisi D DPRD Jawa Timur dan Bupati Jember Muhammad Fawait. Pertemuan di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (29/9/2026), membawa satu pesan utama: persoalan yang menjadi kewenangan provinsi jangan sampai membuat kebutuhan warga Jember ikut tertunda.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah teknis Pemprov Jatim, mulai Dinas PU Bina Marga, Dinas PU Sumber Daya Air hingga Dinas ESDM. Abdul Halim memang tercatat sebagai Ketua Komisi D yang membidangi antara lain pekerjaan umum, pertambangan dan energi. 

Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait langsung membawa persoalan jalan provinsi ke meja pembahasan. Pemkab, kata dia, tidak bisa begitu saja memperbaiki ruas yang status kewenangannya berada di tangan Pemprov Jatim.

“Kami meminta dan memohon agar jalan-jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi mendapatkan perhatian,” kata Gus Fawait.

Permintaan itu cukup besar. Pemkab Jember mengusulkan penanganan jalan provinsi sepanjang sekitar 127 kilometer. Kabar baiknya, sejumlah ruas disebut mulai mendapat penanganan melalui Perubahan APBD Jawa Timur 2026.

“Alhamdulillah tadi kami mendapatkan informasi bahwa permintaan-permintaan kami untuk perbaikan jalan provinsi yang ada di Kabupaten Jember insyaallah mulai dilaksanakan pada perubahan APBD tahun 2026,” ujarnya.

Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim memastikan sejumlah usulan tersebut akan dikawal. Targetnya, tingkat kemantapan jalan provinsi di Jember dapat mencapai sekitar 84 persen pada akhir 2026, dengan delapan titik menjadi prioritas penanganan, terutama di kawasan Jember selatan. “Insyaallah di tahun 2026 ini bisa tereksekusi,” kata Halim.

Untuk wilayah Jember dan Bondowoso, Halim menyebut alokasi perbaikan dan pemeliharaan jalan mencapai sekitar Rp62,5 miliar. Ia mengingatkan proyek yang sudah masuk proses lelang harus benar-benar dieksekusi.

“Kalau sudah lelang mendahului maka ini tidak bisa kemudian ditunda. Kalau sudah ada pemenang lelangnya tetapi tidak dilaksanakan, pemerintah provinsi bisa terkena penalti,” tegasnya.

Tambang Jadi PR Berikutnya

Pertemuan tak hanya bicara aspal. Aktivitas pertambangan ikut menjadi sorotan. Berdasarkan data yang disampaikan dalam pertemuan, dari ratusan titik aktivitas tambang di Jember, baru sekitar 17 tambang yang disebut telah mengantongi izin resmi. Angka tersebut perlu dibaca sebagai data yang disampaikan dalam forum karena saya belum menemukan publikasi resmi terbaru yang merinci keseluruhan titik tambang Jember.

Gus Fawait meminta data pertambangan dibuka dan dikoordinasikan agar keberadaan sumber daya alam juga memberi manfaat ekonomi bagi daerah dan masyarakat.

“Kami juga meminta datanya dan siap berkolaborasi. Jangan sampai apa pun yang ada di Kabupaten Jember, termasuk urusan tambang, tidak berdampak terhadap kemajuan Kabupaten Jember,” ujarnya.

Menurut Fawait, penanganannya harus dibedakan dengan jelas. Tambang yang memiliki izin berkaitan dengan kewenangan pemerintah provinsi, sedangkan dugaan pertambangan tanpa izin menjadi ranah penegakan hukum.

“Untuk tambang yang berizin menjadi ranah pemerintah provinsi. Sedangkan yang tidak berizin menjadi ranah aparat penegak hukum,” katanya.

Fawait juga mulai melempar gagasan pembangunan infrastruktur yang lebih besar dalam dua hingga tiga tahun mendatang, termasuk kemungkinan pembangunan flyover. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus bergerak seiring dengan target membawa Jember menjadi daerah yang semakin maju.

“Paling tidak kalau ada infrastruktur seperti flyover, itu menandakan bahwa Jember adalah salah satu kabupaten yang menuju kabupaten maju,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

Tim Mabes TNI Verifikasi KDKMP di Wilayah Kabupaten Blitar

Tim Mabes TNI Verifikasi KDKMP di Wilayah Kabupaten Blitar

Selasa, 20 Okt 2026 15:16 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Rombongan pejabat tinggi dari Markas Besar TNI yang di Komandani Laksamana Muda TNI AL di dampingi  Marsekal Pertama TNI AU Agus …

Sah! Anggota DPRD Jatim Darmawan Sutanto Pimpin Gerindra Ngawi

Sah! Anggota DPRD Jatim Darmawan Sutanto Pimpin Gerindra Ngawi

Selasa, 20 Okt 2026 15:15 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai…

Talkshow Mojo City Innovation Expo, Perkuat Semangat Inovasi Berdampak dan Berkelanjutan

Talkshow Mojo City Innovation Expo, Perkuat Semangat Inovasi Berdampak dan Berkelanjutan

Selasa, 20 Okt 2026 15:11 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi daerah tidak cukup berhenti pada gagasan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan dampak bagi m…

Pemkot Mojokerto Sosialisasikan Draft Juknis Pelaksanaan dan Pengendalian Kegiatan

Pemkot Mojokerto Sosialisasikan Draft Juknis Pelaksanaan dan Pengendalian Kegiatan

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bagian Pengadaan Barang/Jasa menggelar Sosialisasi Draft Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan dan…

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya menindaklanjuti kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan,…

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tumpahan solar di Jalan Raya Desa Waruwetan, Kecamatan Pucuk, Lamongan yang diduga berasal dari kebocoran tangki truk itu membuat…