SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui sistem jemput bola, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperluas akses layanan digital administrasi kependudukan (adminduk) dengan mendatangi sejumlah lokasi tempat masyarakat beraktivitas sehingga warga tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan.
Petugas mendatangi berbagai lokasi, mulai dari sekolah hingga ruang publik, untuk memudahkan pelayanan sekaligus memperluas aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang memang diarahkan semakin dekat dengan masyarakat. Sehingga, pola jemput bola menjadi salah satu strategi pelayanan yang terus diterapkan Disdukcapil Lumajang sepanjang 2026. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengatasi kendala akses yang dihadapi sebagian masyarakat dalam memperoleh layanan adminduk.
"Layanan administrasi kependudukan tidak selalu harus menunggu warga datang ke kantor pelayanan karena petugas justru mendatangi ruang-ruang tempat masyarakat beraktivitas, mulai dari sekolah hingga ruang publik untuk mendekatkan layanan sekaligus memperluas aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)," ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Lumajang Arif Heri Kurniawan, Senin (05/10/2026).
Salah satu pelaksanaan layanan jemput bola dilakukan di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Lumajang. Disdukcapil menyediakan lima jenis layanan, yakni penerbitan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, perekaman KTP elektronik (KTP-el), dan aktivasi IKD.
Selain menyasar masyarakat di ruang publik, pelayanan jemput bola juga diarahkan kepada kelompok yang membutuhkan kemudahan akses, termasuk warga lanjut usia dan penyandang disabilitas di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang. Karena itu, keberhasilan sistem jemput bola tidak hanya diukur dari jumlah dokumen yang diterbitkan atau layanan yang diselesaikan.
Menurutnya, kemudahan masyarakat dalam memperoleh akses terhadap layanan administrasi kependudukan juga menjadi bagian penting dari keberhasilan program tersebut. Langkah tersebut diharapkan membuat layanan administrasi kependudukan semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten Lumajang. lj-01/dsy
Editor : Redaksi