Derby Jatim Persela vs Deltras Berakhir Imbang 1-1

Kelengahan di Akhir Pertandingan, Pupuskan Ambisi Persela Kudeta Deltras FC

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Junior Cabral pemain Persela Lamongan saat berebut bola dengan pemain Deltras Sidoarjo dalam pertandingan di Surajaya. SP/ MUHAJIRIN
Junior Cabral pemain Persela Lamongan saat berebut bola dengan pemain Deltras Sidoarjo dalam pertandingan di Surajaya. SP/ MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Ambisi Persela Lamongan untuk mengudeta Deltras FC dari puncak klasemen Grup B Liga 2 Championship harus pupus. Gol penyeimbang Achmad Dwi pada menit ke-87 membuyarkan kemenangan Laskar Joko Tingkir yang sudah di depan mata dalam Derby Jawa Timur di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026).

Persela harus puas berbagi angka setelah pertandingan pekan kelima tersebut berakhir dengan skor 1-1. Hasil ini membuat Deltras tetap bertahan di puncak klasemen dengan koleksi 13 poin, sementara Persela membuntuti di posisi kedua dengan torehan 12 poin.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persela sebenarnya memiliki peluang besar untuk merebut kemenangan. Situasi semakin menguntungkan tuan rumah, setelah Deltras harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 babak pertama.

Pemain Deltras, I Komang Ananta, diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras berupa sikutan terhadap gelandang Persela, Hambali Tolib.

Unggul jumlah pemain, Persela berusaha memaksimalkan situasi untuk menekan pertahanan tim tamu. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-53 atau ke-54 ketika Junior Cabral sukses mengeksekusi tendangan penalti untuk membawa Persela unggul 1-0.

Keunggulan itu membuat peluang Persela mengamankan tiga poin semakin terbuka. Dukungan penuh suporter di Stadion Surajaya turut membakar semangat tuan rumah, untuk mempertahankan hasil positif hingga pertandingan berakhir.

Namun, keunggulan jumlah pemain ternyata tidak menjamin Persela mampu mengunci kemenangan. Pada menit ke-87, Achmad Dwi berhasil mencetak gol penyeimbang bagi Deltras.

Gol pada penghujung pertandingan tersebut menjadi pukulan bagi Persela. Kemenangan yang sudah berada di depan mata sirna, sekaligus menggagalkan ambisi tuan rumah mengambil alih posisi puncak klasemen dari Deltras.

Bima Sakti Akui Kecewa

Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengakui kekecewaannya atas hasil imbang tersebut. Menurutnya, tim telah berusaha memenuhi target kemenangan, tetapi hasil di lapangan belum sesuai harapan.

Meski demikian, Bima meminta anak asuhnya tidak larut dalam kekecewaan. Ia menegaskan bahwa perjalanan kompetisi masih panjang, dan Persela harus segera berbenah untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

"Saya kecewa karena kita sudah berusaha. Memang target kita bisa memenangkan pertandingan, tetapi kita tetap bersyukur tidak kalah. Kita mendapatkan satu poin dan masih punya kesempatan untuk bangkit pada pertandingan berikutnya," ujar Bima.

Ia menilai hasil pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya. Persela, menurutnya, masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki agar dapat tampil lebih baik.

Bima juga menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter dan masyarakat Lamongan yang telah memberikan dukungan, baik secara langsung di stadion maupun dari rumah.

"Ini mungkin cara Allah mengingatkan kami bahwa kami bukan tim super dan bukan tim yang sempurna. Hasil pertandingan ini menjadi pembelajaran agar kami bisa lebih baik lagi," tambahnya.

Leo Tumpamahu Puji Perjuangan Deltras

Di kubu lawan, pelatih Deltras Sidoarjo, Leo Tumpamahu, mengapresiasi perjuangan para pemainnya, yang mampu membawa pulang satu poin dari Stadion Surajaya meski harus bermain dengan 10 orang.

Leo mengakui timnya kesulitan keluar dari tekanan Persela, terlebih tuan rumah tampil di hadapan ribuan pendukungnya. Deltras juga memiliki sejumlah peluang yang belum berhasil dikonversi menjadi gol.

"Jujur saja, kami tidak bisa keluar dari tekanan yang diberikan Persela. Ada beberapa kesalahan yang dilakukan lawan, tetapi sayang kami tidak bisa mengonversinya menjadi gol," ungkap Leo.

Situasi Deltras semakin sulit setelah kartu merah pada babak pertama. Tekanan bertambah ketika Persela mendapatkan hadiah penalti dan berhasil mengubahnya menjadi gol.

Namun, para pemain Deltras tidak menyerah. Perjuangan hingga menit-menit akhir akhirnya membuahkan hasil melalui gol Achmad Dwi pada menit ke-87.

Leo juga memberikan apresiasi khusus kepada Dwi yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi tim ketika mendapatkan kesempatan bermain.

Selain itu, Leo memuji atmosfer Stadion Surajaya dan dukungan suporter Persela yang memenuhi stadion. Menurutnya, antusiasme penonton seperti itu menjadi bagian penting dari daya tarik sepak bola Indonesia.jir

Tag :

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…