Fenomena Heatstroke di Surabaya Meningkat Drastis, Dinkes: Ada 10 Kasus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Cuaca panas ekstrem di Surabaya. SP/ SBY
Ilustrasi. Cuaca panas ekstrem di Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mencatat ada 10 kasus heatstroke selama Januari-September 2026, meningkat dibandingkan dua tahun sebelumnya, di tengah cuaca panas yang mencapai 35-37 derajat Celsius. Selain heatstroke, cuaca panas juga memicu gangguan kesehatan lain, salah satunya dehidrasi.

Kepala Dinkes Surabaya dr Billy Daniel Messakh mengatakan, cuaca panas ekstrem dapat berdampak pada kesehatan, terutama bagi masyarakat yang terpapar suhu tinggi dalam waktu lama. Secara umum, terdapat peningkatan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi cuaca panas dibandingkan tahun 2025.

"Dampak yang dapat dirasakan antara lain dehidrasi, kelelahan, pusing, sakit kepala, lemas, kram otot, hingga gangguan akibat panas. Pada kondisi yang lebih berat, paparan panas dapat menyebabkan heat exhaustion bahkan heatstroke yang membutuhkan penanganan segera," kata dr Billy, Rabu (14/10/2026).

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak perlu panik, karena sebagian besar keluhan dapat dicegah dengan menjaga kecukupan cairan, mengurangi paparan panas berlebihan, dan menerapkan pola aktivitas yang lebih aman. Sedangkan ciri-ciri orang yang mengalami dehidrasi dan mudah dikenali, di antaranya rasa haus berlebihan, mulut dan bibir kering, tubuh lemas, pusing, sakit kepala, serta buang air kecil yang lebih sedikit dan berwarna lebih pekat.

Lalu, kelompok usia yang perlu mendapat perhatian lebih adalah bayi dan anak-anak, lanjut usia, ibu hamil. Kemudian orang dengan penyakit tertentu, terutama penyakit jantung, paru, ginjal, dan penyakit kronis lainnya juga perlu waspada.

Sehingga, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di bawah terik matahari, terutama pada waktu suhu sedang tinggi. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, cukup minum sebelum merasa haus, gunakan pakaian yang ringan dan menyerap keringat, gunakan pelindung seperti topi atau payung, serta manfaatkan tempat teduh untuk beristirahat. sb-03/dsy

Berita Terbaru

Dinilai Hambat Normalisasi Sungai, Pemkab Sidoarjo Tertibkan Jembatan Liar

Dinilai Hambat Normalisasi Sungai, Pemkab Sidoarjo Tertibkan Jembatan Liar

Rabu, 14 Okt 2026 11:49 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berpotensi memicu banjir dan mengganggu keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Pemkab Perluas Implementasi Kartu Kredit Indonesia

Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Pemkab Perluas Implementasi Kartu Kredit Indonesia

Rabu, 14 Okt 2026 11:43 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna memperkuat percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…

Dinkes Tuban Gencarkan Screening HPV DNA, Targetkan 8000 Peserta

Dinkes Tuban Gencarkan Screening HPV DNA, Targetkan 8000 Peserta

Rabu, 14 Okt 2026 11:38 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai upaya mengenali risiko kanker serviks lebih awal sehingga tindak lanjut medis dapat dilakukan apabila ditemukan indikasi…

Ekspor 6 Ton Keripik Buah Batu Tembus Pasar Singapura Senilai Rp370 Juta

Ekspor 6 Ton Keripik Buah Batu Tembus Pasar Singapura Senilai Rp370 Juta

Rabu, 14 Okt 2026 11:31 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali mengapresiasi pasar ekspor komoditas olahan hasil pertanian buah dan sayur khas Kota Batu di…

Pemkab Sumenep Kuatkan Ekonomi Lokal Dengan Bangun Landasan Perintis di Masalembu

Pemkab Sumenep Kuatkan Ekonomi Lokal Dengan Bangun Landasan Perintis di Masalembu

Rabu, 14 Okt 2026 11:06 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan pembangunan landasan udara perintis atau air strip di Pulau Masalembu untuk mempercepat…

Kantor ATR/BPN Ponorogo Dilaporkan Ke Ombudsman-RI, Buntut Dua Bulan SPKT Tak Digubris

Kantor ATR/BPN Ponorogo Dilaporkan Ke Ombudsman-RI, Buntut Dua Bulan SPKT Tak Digubris

Rabu, 14 Okt 2026 10:12 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 10:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo –  Kantor ATR/BPN Ponorogo dilaporkan ke Ombudsman-RI oleh Naziri seorang Advokat dan Konsultan Hukum di Kabupaten Po…