Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Azhar Kahfi saat reses di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto beberapa waktu lalu.
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Azhar Kahfi saat reses di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto beberapa waktu lalu.

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggaran sekitar Rp5.000 per porsi dikeluhkan warga karena perlu disesuaikan dengan harga bahan pangan dan kebutuhan gizi balita. 

Hal ini terunglap saat Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Azhar Kahfi menerima aspirasi warga terkait keterbatasan anggaran PTM saat reses di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto beberapa waktu lalu. 

Kahfi mengatakan, aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya. Evaluasi diperlukan untuk mengkaji kecukupan anggaran sekaligus mekanisme penyaluran dana kepada penyedia makanan yang melayani Posyandu.

“Persoalan anggaran perlu dikaji secara menyeluruh, termasuk mekanisme penyaluran dana dari dinas terkait kepada penyedia makanan yang melayani Posyandu di wilayah masing-masing,” ungakp Kahfi, rabu (14/10).

Pemberian makanan tambahan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi balita. Kementerian Kesehatan juga menerbitkan Buku Saku Kader PMT Lokal bagi Balita Bermasalah Gizi pada 2025 sebagai panduan bagi kader dalam pelaksanaan program tersebut.

Namun, dia menilai evaluasi anggaran perlu mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan, termasuk harga bahan pangan dan kualitas makanan yang diberikan. Dengan begitu, pembahasan tidak hanya berfokus pada besaran dana, tetapi juga manfaatnya bagi penerima.

Selain anggaran PMT, politisi muda Gerindra Surabaya tersebut mendorong sinkronisasi program pemenuhan gizi pemerintah pusat dan Pemkot Surabaya. Keselarasan data diperlukan agar bantuan bagi balita dan ibu menyusui tepat sasaran serta tidak tumpang tindih.

“Program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, juga menyasar kelompok penerima manfaat tertentu, termasuk ibu menyusui dan anak-anak. Karena itu, kesesuaian data penerima manfaat antara program pusat dan daerah perlu diperhatikan agar pelaksanaannya lebih terkoordinasi,” tutur Kahfi.

Kahfi berharap pembahasan anggaran dan koordinasi lintas instansi dapat memperkuat pelayanan Posyandu. Evaluasi tersebut juga diharapkan membantu memastikan program pemenuhan gizi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Melalui evaluasi anggaran serta sinkronisasi program, diharapkan pelayanan Posyandu dapat semakin optimal dalam mendukung pemenuhan gizi balita dan meningkatkan kesehatan masyarakat Surabaya,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi sehat dan layak kepada siswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Hingga September 2026, inflasi year on year (yoy) di Kota Madiun tercatat mencapai 3,66 persen sehingga fenomena kenaikan inflasi…

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Hingga September 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat sebanyak 19.030 warga Magetan, terdeteksi mengidap hipertensi atau…

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendadak heboh pasca adanya penemuan benda yang…

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui percepatan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pemerintah Kabupaten…

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mematangkan pembangunan lapak semipermanen Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai…