Cegah Penyalahgunaan, Pemkab Pamekasan Perketat Pengawasan BBM bagi Nelayan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan pengukuran kapal nelayan untuk penerbitan izin berlayar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan.  SP/ PMK
Kegiatan pengukuran kapal nelayan untuk penerbitan izin berlayar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan.  SP/ PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna mencegah penyalahgunaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, memperketat pengawasan penggunaan rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi para nelayan. Pasca adanya temuan praktik penyalahgunaan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi oleh oknum nelayan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) Kabupaten Pamekasan Abdul Fata mengatakan, jika awalnya, ada nelayan yang mengajukan rekomendasi kepada Diskan Kabupaten Pamekasan agar bisa membeli BBM dengan menggunakan jeriken. Padahal, surat keterangan itu tidak bisa digunakan oleh orang lain, apalagi dengan peruntukan yang berbeda.

"Upaya memperketat pengawasan ini kami lakukan, agar rekomendasi pembelian BBM bersubsidi melalui surat keterangan yang kami keluarkan benar-benar tepat sasaran. Akan tetapi dalam perkembangannya, rekom dalam bentuk surat keterangan yang kami berikan itu digunakan oleh orang lain," ujarnya, Kamis (22/10/2026).

Atas itu, pihaknya terus memperketat pengawasan, agar peruntukan BBM bersubsidi pemerintah tepat sasaran. Sedangkan diketahui, saat ini nelayan yang mengajukan surat keterangan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi untuk kepentingan melaut ada sebanyak 1.174 orang. Jumlah ini, tersebar di empat kecamatan di Pamekasan, yakni Kecamatan Larangan, Pademawu, Tlanakan dan Kecamatan Pasean.

"Data sebanyak 1.174 orang ini, per tanggal 19 Oktober 2026 yang tercatat di Diskan Kabupaten Pamekasan," ungkap Kepala Diskan Pamekasan Abdul Fata.

Lebih lanjut, Abdul Fata juga meminta agar petugas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pamekasan tidak melayani pembelian bagi warga yang menggunakan rekomendasi, akan tetapi berbeda orang. "Kami sudah menyampaikan hal ini kepada para petugas SPBU, dan semoga ini diperhatikan, sehingga pemanfaatan BBM bersubsidi dari pemerintah ini benar-benar tepat sasaran atau sesuai dengan peruntukannya," katanya. pm-01/dsy

Berita Terbaru

Tingkatkan Daya Saing Pasar, Pemkab Dorong UMKM Optimalkan Digitalisasi di Lamongan

Tingkatkan Daya Saing Pasar, Pemkab Dorong UMKM Optimalkan Digitalisasi di Lamongan

Kamis, 22 Okt 2026 11:16 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai upaya dalam memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing usaha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan,…

Fenomena BBM Langka, Antrean Panjang di SPBU di Jember Mulai Berkurang

Fenomena BBM Langka, Antrean Panjang di SPBU di Jember Mulai Berkurang

Kamis, 22 Okt 2026 10:57 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena antrian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite yang sempat viral lantaran stoknya habis, kini antrian…

Peringati HSN 2026, Pemkab Banyuwangi Libatkan Santri Mengajar di SD/SMP

Peringati HSN 2026, Pemkab Banyuwangi Libatkan Santri Mengajar di SD/SMP

Kamis, 22 Okt 2026 10:52 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, melibatkan puluhan santri…

Dugaan Aliran Dana Rp687,5 Juta, Kejati Jatim Periksa 11 Saksi, Pendalaman Kasus Pungli ESDM Berlanjut

Dugaan Aliran Dana Rp687,5 Juta, Kejati Jatim Periksa 11 Saksi, Pendalaman Kasus Pungli ESDM Berlanjut

Kamis, 22 Okt 2026 09:24 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur masih menyidik perkara dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan perizinan di l…

Menko: Pasar Modal RI Tak Hanya Bergantung ke Satu Lembagal

Menko: Pasar Modal RI Tak Hanya Bergantung ke Satu Lembagal

Kamis, 22 Okt 2026 07:06 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 07:06 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Morgan Stanley Capital International (MSCI) bukan satu-satunya lembaga…