SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bakal fokus mengoptimalkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa masih menjadi salah satu prioritas Pemkot Batu dalam rancangan APBD Tahun Anggaran 2027, lantaran berorientasi pada dampak nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
Salah satu postur belanja pelayanan dasar yang menjadi sorotan utama dalam Raperda APBD 2027 adalah alokasi anggaran Rp15 miliar yang dikhususkan untuk mengawal keberlanjutan program unggulan Beasiswa Seribu Sarjana. Program tersebut disiapkan untuk membuka akses pendidikan tinggi secara merata bagi anak-anak berprestasi dan warga kurang mampu di Kota Batu agar mampu bersaing di era global.
"APBD 2027 harus berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui sektor pendidikan. Kita alokasikan Rp15 miliar untuk Beasiswa Seribu Sarjana agar anak-anak Kota Batu bisa menempuh bangku kuliah tanpa terkendala biaya. Sekaligus untuk memutus rantai kemiskinan dan mencetak generasi muda daerah yang berdaya saing tinggi," ujar Wali Kota Batu Nurochman, Rabu (28/10/2026).
Di samping sektor pendidikan, Pemkot Batu juga mengalokasikan pembiayaan pelayanan dasar berupa jaminan kesehatan PBID sebesar Rp37,9 miliar. Sehingga, Pemkot Batu mematok target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp365 miliar pada tahun 2027 melalui digitalisasi perpajakan dan optimalisasi potensi daerah tanpa menaikkan tarif pajak rakyat.
"Target PAD Rp365 miliar akan kita capai melalui intensifikasi dan digitalisasi sistem perpajakan. Kita pastikan tidak ada kenaikan tarif yang membebani masyarakat kecil maupun pelaku UMKM," tegas Cak Nur. bt-01/dsy
Editor : Redaksi