SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Menjelang puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar ziarah ke makam raja-raja Sumenep di Asta Tinggi, Kamis (30/10/2026).
Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian tradisi tahunan untuk mengenang jasa para leluhur yang telah meletakkan pondasi pemerintahan dan peradaban Sumenep sejak masa Arya Wiraraja pada tahun 1269.
Bupati Fauzi mengatakan, ziarah ke Asta Tinggi bukan sekadar ritual seremonial, melainkan wujud penghormatan atas perjuangan dan pengorbanan para raja Sumenep dalam membangun Sumenep hingga menjadi daerah yang jaya seperti saat ini.
"Ziarah kubur juga sebagai wujud penghargaan yang tinggi dan menghormati akan sejarah yang ada di Sumenep, dengan mengirim doa kepada para leluhur Raja-raja di Sumenep yang telah berjuang keras, sehingga Kabupaten Sumenep seperti sekarang," ujar Bupati Fauzi.
Pada kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi tersebut mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah dan ikut menjaga warisan sejarah leluhur. Menurutnya, kemajuan daerah tidak boleh membuat generasi penerus kehilangan jati diri.
"Kami ingin menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan sejarah daerah. Generasi muda harus tahu dari mana Sumenep berasal dan ke mana akan dibawa. Warisan leluhur ini harus kita jaga agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang," tegasnya.
Bupati menambahkan, momentum Hari Jadi ke-757 dengan tema "Songennep Jaja Rajja" harus dimaknai sebagai momentum memperkuat identitas budaya, menanamkan kebanggaan daerah, dan mewariskan nilai-nilai luhur Keraton Sumenep.
"Perayaan Hari Jadi bukan hanya agenda seremonial, tapi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Lewat ziarah ini kita teguhkan kembali semangat persatuan, gotong royong, dan pengabdian yang diwariskan para leluhur," pungkas Bupati Fauzi.
Ziarah di Asta Tinggi berlangsung khidmat dengan pembacaan tahlil dan doa bersama untuk arwah para raja dan leluhur Sumenep.(Rahman)
Editor : Redaksi