SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya dalam mengembangkan potensi kawasan wisata Surabaya Barat agar dapat menjadi roda perekonomian setempat, salah satunya pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di wilayah Kecamatan Lakarsantri. Tempat tersebut bukan hanya untuk sarana alternatif wisata tetapi lokasi ini juga sebagai motor penggerak perekonomian warga setempat.
"Di taman hutan kota tersebut, nantinya akan dilengkapi kolam pancing, area bermain, hingga waduk yang diberi fasilitas sepeda air," jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Minggu (01/11/2026).
Lebih lanjut, ia mengemukakan bagian dalamnya juga akan dilengkapi tempat usaha mikro kecil dan menengah yang menyajikan kuliner khas pedesaan di dekat area persawahan. Selain itu, di area persawahan itu juga dijadikan tempat edukasi pertanian untuk anak-anak supaya bisa merasakan pengalaman membajak sawah hingga menanam padi.
"Karena ini kan (suasana) modelnya di sawah. Jadi makanan khas Surabaya, entah bisa Rawon, atau Lodeh. Nah itu nanti kita tata bentuknya. Jadi memang ada spot-spot yang memang kita siapkan untuk itu. Semoga bisa jadi dalam waktu singkat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, luas Taman Hutan Kota Jeruk ini mencapai 7,6 hektare. Sedangkan yang sudah dikelola dan dimanfaatkan sebagai taman dan area persawahan luasnya 4,3 hektar. "Yang di bawah pengelolaan kita 4,3 hektar, total 7,6 hektar ini termasuk yang bozem-bozem ini yang nantinya akan dikelola bersama dan diperbaiki oleh DPRKPP (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan),” kata Nanik. sb-04/dsy
Editor : Redaksi