SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Kemunculan seekor buaya saat banjir lahar Gunung Semeru kembali menggegerkan warga di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, usai ditemukan dalam keadaan terjerat perangkap biawak di kawasan rawa yang tidak jauh dari permukiman padat penduduk. Lokasi penemuannya berada di kawasan rawa Dusun Kaliwelang yang tidak berhulu langsung dengan Gunung Semeru.
Diketahui, temuan buaya itu diketahui memiliki panjang sekitar 2,2 meter dengan diameter tubuh sekitar 30 sentimeter. Buaya jenis muara dengan nama latin Crocodylus porosus tersebut berhasil ditangkap petugas bersama warga dalam kondisi hidup.
"Warga menangkap seekor buaya berukuran dua meter dari jebakan biawak," ujar Kapolsek Pasirian Iptu Loni Roi Madhona, Kamis (05/11/2026).
Lebih lanjut, Loni menjelaskan, penangkapan buaya itu bermula saat seorang warga hendak memeriksa perangkap biawak yang dipasangnya di kawasan rawa. Namun, saat diperiksa, perangkap tersebut justru menjerat seekor buaya yang terus memberontak. "Awalnya warga mau memeriksa jebakan biawak namun justru buaya yang terperangkap," terang Loni.
Dan setelah berhasil ditangkap, buaya tersebut kemudian diserahkan kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut. Tak lupa, petugas juga mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melapor jika kembali menemukan tanda-tanda keberadaan buaya di sekitar permukiman.
"Masyarakat kami imbau tetap waspada, karena buaya yang tertangkap ini usianya masih muda. Khawatir masih ada buaya lebih besar lagi," pungkas Loni. lj-02/dsy
Editor : Redaksi