Musim Hujan Sudah Datang, Pemkab Lamongan Siagakan Bencana

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Yuhronur Efendi saat mengecek langsung peralatan yang nantinya digunakan saat terjadinya bencana. SP/MUHAJIRIN
Bupati Yuhronur Efendi saat mengecek langsung peralatan yang nantinya digunakan saat terjadinya bencana. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Musim hujan sudah mulai datang, antisipasi dan mitigasi bencana terus dilakukan oleh Pemkab Lamongan, melalui Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), dan segalah sesuatunya telah dipersiapkan, karena Kabupaten Lamongan menjadi salah satu daerah yang rawan terjadi bencana.

Persiapan itu diperlihatkan dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Lamongan Tahun 2026-2027 yang digelar pada Kamis (5/11/2026 di Alun-alun Lamongan, yang diikuti oleh semua elemen, mulai pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, relawan, juga masyarakat, guna memastikan kesiapan personil, sarana dan prasarana, serta logistik penanggulangan bencana.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan amanat Kapolda Jatim Irjen. Pol. Dekananto Eko Purwono, saat menjadi pembina apel mengatakan bahwa berdasarkan prediksi BMKG musim hujan tahun 2026 sampai 2027 akan datang lebih lambat dari yang seharusnya. Situasi tersebut merupakan sinyal bahwa terdapat indikasi kemungkinan akan terjadi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia.

"Bapak Kapolda Jawa Timur berpesan agar seluruh jajaran melaksanakan pemetaan wilayah rawan bencana alam bersama para pemangku kepentingan terkait, memperkuat koordinasi dan jalur komunikasi antar instansi serta membentuk posko kesiapsiagaan sehingga setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat, juga memastikan seluruh personil dalam kondisi prima dan dilengkapi alat pelindung diri karena keselamatan petugas sama pentingnya dengan keselamatan masyarakat yang kita lindungi," pesannya.

Dalam kesempatan tersebut berbagai dinas, baik Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas BMCKTR, Dinas PRKPCK, Dinas PU SDABK, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Pol PP (Damkar), BPBD, juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan dalam penanggulangan bencana juga rencana mitigasi resiko untuk menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi ke depan.

Berbagai upaya seperti respon cepat, pendirian posko, penyiapan pesonil, alat, obat, bantuan pangan, normalisasi dan pemeliharaan drainase, normalisasi 40 titik waduk dan rawa dengan volume 300 ribu meter kubik, normalisasi 262 titik kali dengan panjang 214 km, hingga koordinasi pentahelix telah dilakukan sebagai upaya penanggulangan bencana hidrometeorologi di Lamongan.jir

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…