Tiga Kali Disurati, PKL Giri II Membandel

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Pedagang Pujasera Giri II kompleks GKB, Randu Agung, Gresik, terkesan bandel. Pasalnya, hingga Senin (18/9) sore kemarin tak kunjung mengosongkan tempat mereka berjualan dan menempati tempat baru di belakang pos lantas Randu Agung. Terkait hal ini, Satpol PP Gresik pun dinilai lamban bertindak. Padahal, Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Perindagkop) Gresik, sudah tiga kali menyurati pedagang. Yang intinya, pedagang diminta mengosongkan tempat tersebut dengan alasan hendak digusur. Sumber internal Koperindag Gresik menyebutkan bahwa terkait membandelnya pedagang Pujasera Giri II untuk mengosongkan tempat tersebut, ini sudah bagian pihak Satpol PP. Sudah saatnya Satpol PP turun tangan melakukan eksekusi, karena sudah tiga kali pedagang diperingatkan. "Kita tidak tahu kenapa Satpol PP nggak mengeksekusi PKL Pujasera Giri II ini. Kan sudah saat mereka tegas," kata sumber internal Koperindag Gresik yang tidak bersedia ditulis namanya. Selain PKL Pujasera Giri II. PKL depan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Gresik juga masih beraktivitas. Padahal PKL di depan kampus tersebut, juga diminta mengosongkan tempat mereka berjualan karena berada di bahu jalan umum. Meski PKL Pujasera Giri II dan PKL depan Unmuh sudah diperingati, namun pihak Satpol PP masih saja tak beraksi. Alih-alih melakukan penyegelan, siaga di lokasi itu saja tak kunjung dilakukan. Padahal, menyegel bangunan-bangunan kecil tanpa ijin, pasukan penegak perda ini, cukup garang. Sementara itu, Sekretaris Satpol PP AH Sinaga yang ditanya mengenai keberadaan pasukannya yang tak bertindak atas hal ini. Dia membantah jika pihaknya tidak bertindak. Namun, personelnya belum menerima surat perintah tugas dari pimpinan. "Anggota Satpol ini siap kok, turun. Tinggal perintah dari pimpinan saja. Kalau perintah ada, ya turun, tapi kalau tidak ada, siapa yang tanggung jawab," tegasnya. Mis

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru