SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kerusakan Jalan Harun Tohir, Desa Pulopancikan Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik yang selalu luput dari perhatian pemerintah daerah dan DPRD Gresik, rupanya mengundang keprihatinan Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik, Agustinus Ma'un.
Karena itu, Agustinus yang baru hitungan hari menjabat sebagai orang nomor satu di lingkungan KSOP Gresik ini akan segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan ini.
Hanya saja, pihak KSOP tentunya tidak akan melakukan perbaikan fisik secara langsung. Sebab, status jalan ini adalah kewenangan Pemkab Gresik. Pihak KSOP Gresik, sifatnya hanya bersedia memfasilitasi para pengusaha yang beraktivitas di wilayah kerja KSOP Gresik supaya ikut terlibat memperbaiki kerusakam jalan tersebut.
"Masalah kerusakan Jalam Harun Tohir ini, KSOP Gresik sudah bersedia mengkoordinir para pengusaha untuk diminta membantu perbaikan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik, Bambang Isdiono kepada Surabaya Pagi, di Gresik.
Dikatakan Bambang, kerusakan Jalan Harun Tohir ini semakin parah lantaran dilewati armada truk berbadan besar dan tonase tinggi. Aktivitas angkutan truk siang malam yang begitu intens, mengundang aspal mudah terkoyak dan lubang banyak mengangah di jalan.
Oleh karena itu, perbaikan jalan ini tidak semuanya harus dibebankan kepada Pemkab setempat. Sebaliknya kalangan pengusaha yang menggunakan jalan tersebut, seyogyanya turut bertanggungjawab.
"Makanya, kita bersyukur karena KSOP bersedia turun tangan membantu mengkoordinir para pengusaha untuk membicarakan perbaikan jalan ini," jelas Bambang.
Sebelum DPU Gresik minta PT Pelindo III Cabang Gresik turut bertanggungjawab. Namun perusahaan plat merah ini, menolak. Tidak tahu apa alasannya sehingga menolak terlibat. Padahal truk yang melintas di Jalan Harun Tohir ini, adalah truk yang beraktivitas di wilayah Pelindo. Mis
Editor : Redaksi