SURABAYAPAGI.COM, Klungkung – setelah dinaikkannya status Gunung Agung, warga sekitar mengungsi ke Pos Pengungsian GOR Swecapura, Klungkung, Bali. Di tempat pengungsian mulai terdapat warga yang terserang penyakit.
Jumlah pengungsi hingga hari ini, Sabtu (23/9/2017) sejumlah 3.398 yang mendatangi tempat pengungsian. Dari total itu, terdapat 300 orang yang mengeluhkan kondisi kesehatannya.
Kordinator pos pengendalian kesehatan pos pengungsi GOR Swecapura I Kadek Budi Kotama mengatakan, sekitar 300 pengungsi datang ke pos kesehatan mengeluhkan kondisi kesehatan. Beberapa diantaranya telah dirujuk ke rumh sakit.
"Kurang lebih sampai sekrang 300 pengungsi alami gangguan psikis dan jasmani, enam orang sudah dirujuk ke rumah sakit," kata Kotama.
Menurut dia, pasien umumnya adalah lansia, anak-anak dan balita. Penyakit yang paling banyak dialami pengungsi adalah stres, tekanan darah tinggi, mag dan gangguan saluran pernafasan atas.
Dia menambahkan, tekanan darah tinggi atau gangguan psikis bisa karena stres akibat mengungsi.
Sedangkan gangguan saluran pernafasan atas disebabkan saat meninggalkan desa pengungsi menggunakan kendaraan terbuka. Kemungkinan mereka menghirup debu atau udara kotor.
"Rata-rata di atas 50 tahun, tapi sejauh ini masih bisa diantisipasi," kata Kotama.
Editor : Redaksi