Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemilik bangunan  SPPG Sukomulyo Lamongan memasang banner pengumuman, kalau bangunan itu resmi menjadi miliknya.

FOTO:SP/MUHAJIRIN
Pemilik bangunan  SPPG Sukomulyo Lamongan memasang banner pengumuman, kalau bangunan itu resmi menjadi miliknya. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SPPG di Kelurahan Sukomulyo Kecamatan Lamongan berhenti beraktivitas setelah mengalami pergantian kepemilikan. 

Akibat perubahan status kepemilikan bangunan tersebut, pengelola SPPG yang ada di Jalan Mastrip itu oleh pemilik baru,  diminta untuk dikosongkan.

Penutupan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut, diduga kuat dipicu oleh konflik internal keluarga yang melibatkan pemilik lama bangunan.

Informasi yang diterima oleh surabayapagi.com menyebutkan, operasional SPPG Sukomulyo telah menghentikan aktivitasnya  sejak Minggu (7/6/2026). Permasalahan internal yang berkepanjangan, diduga berujung pada penjualan aset bangunan SPPG kepada seorang pembeli bernama Sadak untuk melunasi tanggungan utang bank.

Setelah proses serah terima pada (6/6/2026) selesai, bangunan yang selama ini digunakan sebagai dapur MBG tersebut langsung ditutup. Pintu bangunan digembok dan bagian depan dipasangi banner penutup, sehingga aktivitas pelayanan terhenti total.

"Saya baru beli yg diikat dalam surat perjanjian tertanggal 6 Juni 2026, makanya saya ambil alih bangunan tersebut," kata Sadak saat dihubungi pada Selasa, (9/6/2026).

Lebih jauh Sadak menyebutkan, keputusan itu diambil karena sebelumnya ia mengaku mendapatkan informasi pihak Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), bahwa operasional SPPG sebelumnya berjalan normal. Namun, menurut informasi yang diterimanya, terdapat persoalan rumah tangga yang berdampak pada pengelolaan keuangan operasional.

“Ada masalah internal antara pemilik lama dengan suaminya. Nah, uang itu yang uang untuk kontrak, itu kan kontrak nih tiap harinya nih SPPG-nya itu. Nah itu masuk ke suaminya. Intinya ada problem rumah tangga, begitu,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pemilik lama mengalami kesulitan keuangan karena tidak memiliki pemasukan yang cukup untuk membayar cicilan utang Rekening Koran (RK) di bank yang telah jatuh tempo.

Sadak menuturkan, sebelum memutuskan menjual bangunan, pemilik lama sempat mengadukan persoalan yang dihadapinya kepada yayasan yang menaungi operasional SPPG. Namun, karena tidak memperoleh solusi yang diharapkan, bangunan tersebut akhirnya dijual dengan nilai transaksi sekitar Rp1,5 miliar.

“Kenapa demikian? Karena tidak ada pemasukan. Bahkan sempat mengadu ke yayasan kalau gak salah waktu itu, tapi tidak ada tanggapan. Makanya dijual ke saya untuk bayar utang,” tambahnya.

Penutupan mendadak yang dilakukan pada Minggu sore itu sempat mengejutkan para pengurus lapangan dari SPPI. Pasalnya, mereka telah membeli berbagai bahan makanan untuk kebutuhan operasional yang direncanakan berlangsung pada Senin.

Pihak SPPI bahkan sempat mengajukan permohonan kepada Sadak agar diberikan waktu tambahan selama dua minggu supaya bahan makanan yang sudah dibeli dapat dimanfaatkan, dan tidak terbuang sia-sia. Namun, setelah dilakukan pertemuan langsung di Lamongan, permohonan tersebut akhirnya ditarik kembali dan pihak SPPI menerima keputusan penutupan sementara itu.

"Minggu malam pihak SPPI sudah menemui saya, awalnya minta perpanjang biar bisa beroperasi namun diakhir pembicaraan diurungkan sendiri," jelasnya.

Akibat penghentian operasional tersebut, pelayanan pemenuhan gizi yang selama ini dijalankan oleh SPPG Sukomulyo untuk sementara waktu tidak dapat berlangsung. Meski demikian, Sadak menegaskan dirinya berkomitmen mengaktifkan kembali fasilitas tersebut sebagai SPPG agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan normal.

“Saya ingin tempat ini tetap digunakan sebagai SPPG. Harapannya pelayanan gizi kepada masyarakat bisa kembali berjalan seperti semula,” pungkasnya.

Terpisah Edy Pengelola SPPG Sukomulyo ini saat dikonfirmasi belum memberikan respon apapun, terkait dengan pemasangan banner untuk menghentikan aktivitas dan mengosongkan peralatan oleh pemilik baru. jir

Berita Terbaru

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya menyatakan para terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek…

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Gresik bagian selatan kembali dibongkar Satresnarkoba Polres Gresik. Seorang pria b…

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya, untuk terus menjadi…

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Jatim…

PLN Dukung Ekspansi Agroindustri Jombang melalui Penambahan Daya

PLN Dukung Ekspansi Agroindustri Jombang melalui Penambahan Daya

Jumat, 14 Agu 2026 16:26 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:26 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam m…

Pemesanan Rental Mobil via Kanal Digital Tembus 70 Persen, Bluebird Perluas Akses Goldenbird

Pemesanan Rental Mobil via Kanal Digital Tembus 70 Persen, Bluebird Perluas Akses Goldenbird

Jumat, 14 Agu 2026 16:23 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Perubahan perilaku konsumen mendorong bisnis penyewaan kendaraan semakin bergeser ke kanal digital. Di Indonesia, hampir 70 persen p…